URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemerintah Desa Muncar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang gelar Gebyar Desa Wisata dengan 'nguri-nguri' kreatif lokal, Minggu (26/6). Dalam kegiatan Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya Desa Wisata Muncar ini, sekaligus sebagai pelepasan puluhan mahasiswa yang telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Mbak Google

KABAR RASIKA

KKN Unnes Gelar Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya di Desa Wisata Muncar

KKN Unnes Gelar Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya di Desa Wisata Muncar

KKN Unnes Gelar Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya di Desa Wisata Muncar

Mahasiswa KKN Unnes saat tampil di ajang Expo Pasar Kuliner desa Wisata Muncar (Poto dok Hanes)
Mahasiswa KKN Unnes saat tampil di ajang Expo Pasar Kuliner desa Wisata Muncar (Poto dok Hanes)
Featured Image

Pemerintah Desa Muncar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang gelar Gebyar Desa Wisata dengan ‘nguri-nguri’ kreatif lokal, Minggu (26/6). Dalam kegiatan Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya Desa Wisata Muncar ini, sekaligus sebagai pelepasan puluhan mahasiswa yang telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

“Salah satunya, kami menggelar pagelaran kebudayaan dan kesenian yang dimiliki Desa Muncar yakni Kelompok Permadani, kesenian Jarang Kepang hingga atraksi debus yang banyak dinanti masyarakat,” kata Kepala Desa Muncar Muhammad Khairudin Bagas .

Tak hanya menampilkan kesenian dibalut kebudayaan, di agenda yang berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi (PT) Unnes itu juga menampilkan sejumlah hasil kerajinan UMKM Tim Penggerak PKK Desa Muncar.

Bagas menuturkan, sebagai bentuk terimakasih atas peran sertanya mahasiswa Unnes yang telah menjalani KKN selama empat bulan di Desa Muncar hiburan rakyat ini berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi (PT) karena memang Desa Muncar bekerja sama dengan Unnes untuk minta pendampingan selama 3 tahun ke depan.

Tak dipungkiri, setelah pandemi covid Gebyar Deswita ini menjadi terobosan untuk pertama kalinya dan secara perlahan akan Pemdes Muncar akan mengembangkan secara profesional.

“Acara desa ini tentunya profesional, meski longgar kita tetap menjaga prokes. Dan diharapkan, dari acara ini mendapatkan manfaat besar baik bagi UMKM Desa Muncar serta Tim Penggerak PKK dengan menampilkan produk rumahan yang mulai kami pasarkan ke luar Desa Muncar,” bebernya.

Edy Kurniawan, perwakilan Unnes menerangkan KKN di Desa Muncar adalah gelombang pertama yang dilepas Minggu (26/6).

“Ini penarikan pertama untuk mahasiswa KKN Unnes. Dan mahasiswa yang KKN ini baru pertama terjun ke masyarakat setelah dari awal pembelajaran secara online. Sehingga, jika ada tutur kata serta sikap dan perilaku kurang berkenan kami atas nama Kampus memohon maaf sebesar-besarnya,” tandas Edy Kurniawan.

nantinya akan ada gelombang kedua mahasiswa KKN Unnes yang kembali ‘menyapa’ masyarakat Desa Muncar. Untuk kerja sama berikutnya, ia akan mengupayakan lebih maksimal dalam mengasah mahasiswa berperan nyata di tengah masyarakat.

KKN Unnes Gelar Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya di Desa Wisata Muncar

Pemerintah Desa Muncar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang gelar Gebyar Desa Wisata dengan ‘nguri-nguri’ kreatif lokal, Minggu (26/6).
Dalam kegiatan Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya Desa Wisata Muncar ini, sekaligus sebagai pelepasan puluhan mahasiswa yang telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

“Salah satunya, kami menggelar pagelaran kebudayaan dan kesenian yang dimiliki Desa Muncar yakni Kelompok Permadani, kesenian Jarang Kepang hingga atraksi debus yang banyak dinanti masyarakat,” kata Kepala Desa Muncar Muhammad Khairudin Bagas .

Tak hanya menampilkan kesenian dibalut kebudayaan, di agenda yang berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi (PT) Unnes itu juga menampilkan sejumlah hasil kerajinan UMKM Tim Penggerak PKK Desa Muncar.

Bagas menuturkan, sebagai bentuk terimakasih atas peran sertanya mahasiswa Unnes yang telah menjalani KKN selama empat bulan di Desa Muncar hiburan rakyat ini berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi (PT) karena memang Desa Muncar bekerja sama dengan Unnes untuk minta pendampingan selama 3 tahun ke depan.

Tak dipungkiri, setelah pandemi covid Gebyar Deswita ini menjadi terobosan untuk pertama kalinya dan secara perlahan akan Pemdes Muncar akan mengembangkan secara profesional.

“Acara desa ini tentunya profesional, meski longgar kita tetap menjaga prokes. Dan diharapkan, dari acara ini mendapatkan manfaat besar baik bagi UMKM Desa Muncar serta Tim Penggerak PKK dengan menampilkan produk rumahan yang mulai kami pasarkan ke luar Desa Muncar,” bebernya.

Edy Kurniawan, perwakilan Unnes menerangkan KKN di Desa Muncar adalah gelombang pertama yang dilepas Minggu (26/6).

“Ini penarikan pertama untuk mahasiswa KKN Unnes. Dan mahasiswa yang KKN ini baru pertama terjun ke masyarakat setelah dari awal pembelajaran secara online. Sehingga, jika ada tutur kata serta sikap dan perilaku kurang berkenan kami atas nama Kampus memohon maaf sebesar-besarnya,” tandas Edy Kurniawan.

nantinya akan ada gelombang kedua mahasiswa KKN Unnes yang kembali ‘menyapa’ masyarakat Desa Muncar. Untuk kerja sama berikutnya, ia akan mengupayakan lebih maksimal dalam mengasah mahasiswa berperan nyata di tengah masyarakat.

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Karangjati, Kabupaten Semarang, mengalami perlambatan akibat pekerjaan perbaikan saluran air di depan Pasar Karangjati, Kamis (5/6/2026). Pembongkaran gorong-gorong...
05 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
05 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di kawasan pegunungan tengah dan Pantura tengah hingga barat bagian selatan pada sore hingga awal malam.
05 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Lokal Berpotensi Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 5 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved