KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Komisi IX DPR RI Soroti UMK, Kesejahteraan Pekerja, dan Industri Garmen di Kabupaten Semarang

Komisi IX DPR RI Soroti UMK, Kesejahteraan Pekerja, dan Industri Garmen di Kabupaten Semarang

Komisi IX DPR RI Soroti UMK, Kesejahteraan Pekerja, dan Industri Garmen di Kabupaten Semarang

Rombongan Komisi IX DPR RI mendengarkan paparan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di ruang Dharma Satya, saat melaksanakan kunjungan kerja ke Setda Kabupaten Semarang, Jumat (12/9/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Semarang, Jumat (12/9/2025). Dalam kunjungan tersebut, sejumlah isu ketenagakerjaan menjadi pembahasan utama, mulai dari regulasi upah minimum, pelatihan tenaga kerja, hingga proteksi industri garmen.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menuturkan topik kunjungan kali ini secara spesifik membahas upah minimum kabupaten (UMK) dan kesejahteraan pekerja. Ia menilai regulasi UMK yang saat ini hanya diatur melalui peraturan menteri dan berlaku setahun perlu dievaluasi.

“Kalau UMK hanya berlaku setahun, perusahaan akan kesulitan menyusun anggaran SDM. Harapannya UMK bisa diatur melalui peraturan pemerintah sehingga jangka panjang dan memiliki kekuatan hukum yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Edy juga menyinggung pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang tengah berjalan sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, Komisi IX telah ditetapkan sebagai leading sector dalam pembahasan tersebut.

“Setelah pembahasan APBN selesai, kami akan membahas RUU Ketenagakerjaan dengan melibatkan masukan dari masyarakat. Sesuai arahan Ketua DPR RI, undang-undang ini harus dilakukan dengan partisipasi publik yang bermakna,” jelasnya.

Terkait kondisi di Kabupaten Semarang, Edy menyebut sejumlah perusahaan garmen mengalami kesulitan mencari tenaga kerja terampil. Hal itu disebabkan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dinilai belum sepenuhnya siap kerja.

“Perusahaan akhirnya harus melakukan pelatihan sendiri hingga satu bulan, bahkan mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah, termasuk Sumatera. Ini membutuhkan dukungan program pelatihan vokasi dari Kementerian Tenaga Kerja. Ada kuota 53 ribu orang yang bisa dimanfaatkan,” paparnya.

Edy menambahkan, selain UMK, struktur dan skala upah juga perlu diperkuat regulasinya agar menjamin karir dan kesejahteraan pekerja. “Regulasinya harus jelas dan implementasinya diawasi ketat supaya perusahaan memperhatikan struktur skala upah,” katanya.

Ia juga menyoroti persoalan persaingan industri garmen dengan produk impor. Menurutnya, masuknya produk garmen dari Tiongkok dengan harga murah dan kualitas bagus membuat perusahaan lokal kesulitan bersaing.

“Beberapa perusahaan garmen di Kabupaten Semarang sudah merumahkan karyawannya. Karena itu, kami minta Permendagri Nomor 8 dievaluasi agar ada proteksi industri garmen nasional. Regulasi impor harus diperketat,” tegasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]