URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Pak darimana? Hati-hati ya, prokesnya jangan lupa, selalu pakai maskernya ya," ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa sejumlah pengendara yang melintas Gerbang Tol Kalikangkung, Jumat (24/12) sore.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lalu Lintas di Jateng Masih Landai, Ganjar Prediksi Peningkatan Mulai Terjadi Malam Hari

Lalu Lintas di Jateng Masih Landai, Ganjar Prediksi Peningkatan Mulai Terjadi Malam Hari

Lalu Lintas di Jateng Masih Landai, Ganjar Prediksi Peningkatan Mulai Terjadi Malam Hari

featured-img

SEMARANG – “Pak darimana? Hati-hati ya, prokesnya jangan lupa, selalu pakai maskernya ya,” ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa sejumlah pengendara yang melintas Gerbang Tol Kalikangkung, Jumat (24/12) sore.

Ganjar sejak pagi berkeliling mulai dari Purbalingga, Banyumas, Batang, Pemalang hingga Semarang untuk mengecek arus lalu lintas kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah. Hingga sore tadi, seluruh titik yang dipantau Ganjar masih lengang.

Di titik pengecekan terakhir yakni GT Kalikangkung, Ganjar sempat menyapa sejumlah pengendara yang melintas gerbang tol di perbatasan bagian barat Kota Semarang itu.

“Pak darimana? Sudah diswab belum,” tanya Ganjar.

“Dari Bekasi pak,” tutur salah satu pengendara.

Sejumlah pengendara yang ditanya Ganjar, mengaku berasal atau akan menuju Jakarta. Ganjar selalu mengingatkan mereka untuk menaati prokes terutama menggunakan masker.

“Yawis hati-hati, yang penting sudah divaksin. Maskernya jangan lupa ya,” kata Ganjar.

Berdasarkan catatan dari Ditlantas Polda Jateng, hingga Kamis (23/12) kemarin tercatat 51ribu kendaraan masuk ke Jawa Tengah dari tiga titik tol yakni Pejagan, Banyumanik dan Kalikangkung.

“Secara keseluruhan saya menyampaikan terima kasih kepada warga yang bisa mendukung ketertiban arus lalu lintas termasuk (patuh) prokes,” kata Ganjar.

Ganjar memprediksi, peningkatan arus lalu lintas baru akan terlihat malam nanti. Maka dia meminta kepada para petugas ysng terlibat untuk tetap berjaga dan melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Sampai dengan sore ini masih landai-landai. Tapi kita coba komunikasi dengan jakarta ya rasa-rasanya mulai ada sedikit peningkatan, tapi kita kontrol sepanjang jalan yang masuk dari brebes sampai hari ini di kalikangkung masih landai semuanya,” tutur Ganjar

Ganjar meminta agar seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga kesehatannnya. Hingga Senin (27/12) mendatang, kata Ganjar, seluruhnya harus begadang untuk melayani masyarakat.

“Terimakasih, udah beberapa hari ini seluruh petugas dari kepolisian tni dinkes perhubungan pemda penjaga tol, udah mulai begadang,” katanya.

Ganjar berpesan, agar semuanya menjaga kesehatan dan semangat. Vitamin dan istirahat harus dijaga karena dalam beberapa hari ke depan harus memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“Jaga kesehatan jaga semangat, minum vitamin, agar bisa berjaga ya kira-kira sampai dengan hari senin kita akan lek-lekan. Jadi jaga kesehatan semuanya agar bisa melayani masyarakat dengan baik,” tandas Ganjar.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia