URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Untuk memberikan kemudahan bagi pasien dan masyarakat yang ingin mengambil obat di RSUD Salatiga, Jeggboy & Girl Salatiga menyediakan layanan Tebus Antar Obat. Layanan ini dirancang untuk pasien yang telah menjalani perawatan di Poli Rawat Jalan agar tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan obat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Layanan Antar Obat Jeggboy Salatiga, Manjakan Pasien Usai Berobat Jalan

Layanan Antar Obat Jeggboy Salatiga, Manjakan Pasien Usai Berobat Jalan

Layanan Antar Obat Jeggboy Salatiga, Manjakan Pasien Usai Berobat Jalan

Driver Jeggboy & Girl Salatiga saat antri obat, sebelum diserahkan Kepada pasien

Foto Arief Rasika

Driver Jeggboy & Girl Salatiga saat antri obat, sebelum diserahkan Kepada pasien
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai upaya memberikan kemudahan bagi pasien dan masyarakat yang ingin mengambil obat di RSUD Salatiga, Jeggboy & Girl Salatiga menyediakan layanan Tebus Antar Obat, bagi pasien usai menjalani perawatan baik di Poli Rawat Jalan yang hendak mengambil obat, tidak perlu menunggu lama.

Awalnya jasa layanan pengambilan obat atau pun antar jemput pasien ini sebenarnya merupakan pengalaman pribadi dari Sahono, pemilik Jeggboy Salatiga.

Saat itu, Sahono langsung mengalami sendiri panjangnya waktu menunggu obat usai menjalankan perawatan Poli Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga.

“Awalnya saat akan mengambil obat saja sampai empat hingga lima jam lamanya hanya menunggu obat saja karena antrian yang panjang. Sudah sakit, masih menunggu obat,” ujar Sahono.

Harusnya, ia menilai kondisi panjangnya alur tadi bisa dipotong. Setelah ia mempelajari dan melakukan survei lapangan beberapa hari, terbukti banyak alur yang membuat boros waktu pasien dan masyarakat usai menjalankan perawatan di Poli RSUD Salatiga.

“Kami tawarkan mau diambil Jegg-boy atau memang mau ambil sendiri. Kalau memang harus driver Jeggboy yang mengambil, akan diproses admin kami yang ada di sekitar RSUD,” ungkap dia.

Tujuan lain dari layanan pengambilan obat bagi warga yang usai menjalankan Rawat Jalan atau Rawat Inap, memudahkan masyarakat tidak letih, jenuh atau pun mubazir waktu saat pengambilan obat.

Sahono menyebut, untuk mendapatkan layanan ini pasien cukup membayar jasa Rp 10 ribu.

“Untuk jasanya di seluruh wilayah Salatiga hanya Rp 10 ribu. Kalau di luar Salatiga per kilometernya hanya Rp 2.250,” bebernya.

Diakuinya, layanan ini mulai berjalan sejak Senin (3/6/2024) lalu, dan langsung mendapatkan respon positif dari warga Salatiga. Pada hari pertama, sudah ada puluhan pasien yang memanfaatkan layanan ini.

“Animonya cukup positif ya. Ini ternyata sudah banyak ditunggu masyarakat Salatiga. Karena mereka lelah kalau menunggu obat cukup lama,” terang Sahono.

Selain layanan antar obat, kata Sahono, pihaknya juga menyediakan layanan menemani pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Hal itu dilakukan jika keluarga sedang sibuk ataupun tidak ada di Salatiga.

“Kita juga bisa Menemani pasien yang keluarganya tidak ada di Salatiga. Atau bisa juga mengantar ketika kontrol dan periksa. Kalau untuk menemani pasien hanya Rp 20 ribu per jamnya,” beber Sahono.

Sahono saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved