URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Gelaran Locus Intelektual Edisi 5 yang diadakan oleh MD KAHMI Kota Salatiga, para tokoh intelektual dan pemimpin kota berkumpul untuk membahas dampak diversitas sosial dan peta politik terhadap Kota Salatiga. Wakil Direktur Locus Intelektual, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, mengajak hadirin untuk merinci isu-isu sosial Kota Salatiga dengan tema seputar kajian teori Antonio Gramsci. Dalam peran utama sebagai pemandu, Prof. Dr. Mukti Ali, M.Hum, Direktur Locus Intelektual KAHMI Salatiga, membuka ruang dialog dinamis dan meresapkan esensi dari topik yang kompleks, seperti kekuasaan, dominasi budaya, dan peran intelektual sebagai agen perubahan sosial.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Locus Intelektual KAHMI Salatiga Edisi 5. Ukir Visi Baru Melalui Diskusi

Locus Intelektual KAHMI Salatiga Edisi 5. Ukir Visi Baru Melalui Diskusi

Locus Intelektual KAHMI Salatiga Edisi 5. Ukir Visi Baru Melalui Diskusi

Pada Gelaran Locus Intelektual Edisi 5 yang diadakan oleh MD KAHMI Kota Salatiga, para tokoh intelektual dan pemimpin kota berkumpul untuk membahas dampak diversitas sosial dan peta politik terhadap Kota Salatiga. Wakil Direktur Locus Intelektual, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, mengajak hadirin untuk merinci isu-isu sosial Kota Salatiga dengan tema seputar kajian teori Antonio Gramsci. Dalam peran utama sebagai pemandu, Prof. Dr. Mukti Ali, M.Hum, Direktur Locus Intelektual KAHMI Salatiga, membuka ruang dialog dinamis dan meresapkan esensi dari topik yang kompleks, seperti kekuasaan, dominasi budaya, dan peran intelektual sebagai agen perubahan sosial.
Foto: Arief Rasika
Sejumlah nara sumber saat paparan Diversitas Sosial dan peta politikĀ Salatiga
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Gelaran bergengsi Locus Intelektual Edisi 5 yang diselenggarakan oleh MD KAHMI Kota Salatiga, para tokoh intelektual dan pemimpin kota bersatu dalam perbincangan mendalam mengenai dampak diversitas sosial dan peta politik terhadap Kota Salatiga.

Wakil Direktur Locus Intelektual, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, memotivasi hadirin dengan menyatakan, “Melalui diskusi ini, kita akan merinci isu-isu sosial Kota Salatiga dengan tema yang mirip dengan kajian teori Antonio Gramsci.”

Prof. Dr. Mukti Ali, M.Hum, Direktur Locus Intelektual KAHMI Salatiga, menjadi pemandu utama dalam mengeksplorasi kompleksitas pemikiran seputar kekuasaan, dominasi budaya, dan peran intelektual sebagai agen perubahan sosial. Dengan kebijaksanaannya, beliau menciptakan ruang dialog dinamis, merangsang pemikiran kritis, dan meresapkan esensi dari topik yang dibahas.

PJ Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, S.IP., M.M., sebagai narasumber pertama, menekankan pentingnya diversitas sosial, menyatakan, “Diversitas harus dianggap sebagai kekuatan, bukan potensi konflik.”

Yasip Khasani dalam refleksi akhirnya mengajak peserta untuk merenung, “Setiap langkah hari ini adalah bagian dari perjalanan besar menuju perubahan. Keberanian untuk berbicara, tekad untuk beraksi, dan semangat untuk berkontribusi menjadi kompas kita.”

Acara Locus Intelektual Edisi 5 berhasil menciptakan panggung perbincangan intelektual yang memberikan pemahaman mendalam, merangsang refleksi, dan merintis visi masa depan Salatiga yang inklusif dan dinamis. Semangat memperkuat kebhinekaan dan menghadapi ketidakpastian dengan tekad tinggi tetap menjadi komitmen Locus Intelektual KAHMI Salatiga.

Hadir dalam acara ini juga mantan walikota Salatiga 2 periode, Yuliyanto,Ā Ā SE,Ā MM

Rasimin saat memotivasi hadirin dalam acara yang digelar oleh KAHMI Salatiga. (Vidio Arief Rasika)

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved