URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Korban bersama empat rekannya sebelumnya bermain bulutangkis di lapangan tak jauh dari lokasi kejadian. Mereka memutuskan untuk bermain ke sungai yang kondisinya saat itu banjir.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Main di Sungai Saat Banjir, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

Main di Sungai Saat Banjir, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

Main di Sungai Saat Banjir, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

featured-img

UNGARAN – Nasib nahas dialami Adista warga Dusun Mojo, Desa Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Bocah 11 tahun itu meninggal akibat hanyut dan tenggelam di sungai yang berada di lingkungan tempat tinggalnya, Jumat (12/11/2021) sekira pukul 14.00.

Informasi yang dihimpun dari relawan SAR Bumi Serasi (Buser), kecelakaan air itu bermula saat korban bersama empat orang rekannya bermain bulutangkis di lapangan tak jauh dari lokasi kejadian. Selesai bulutangkis, mereka memutuskan menuju sungai untuk bermain air yang kondisinya saat itu banjir.

Nahas korban yang nekat bermain air lalu hanyut terseret arus sungai yang deras. Melihat hal itu, empat teman yang bersama korban langsung melaporkan peristiwa itu kepada orang tua korban.

Ayah korban yang mendapatkan laporan tersebut segera melapor ke posko BPBD Kabupaten Semarang. Relawan beserta tim SAR gabungan segera bergerak untuk menyisir lokasi sungai tempat korban hanyut.

Setelah lebih kurang tiga jam dilakukan pencarian dan penyisiran sungai, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian awal pada pukul 17.21 WIB.

“Saat ditemukan, korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar salah satu relawan SAR Bumi Serasi.

Setelah ditemukan dan dievakuasi, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan. (win)

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut