URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PDAM Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang berhasil bangkit dari ancaman pailit dan mencetak laba Rp 7 miliar pada akhir tahun 2022. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan bahwa perusahaan ini berhasil mengatasi masalah dengan efisiensi dan pembenahan tata kelola.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mampu Lampaui Target Pendapatan, Bupati Semarang Apresiasi Karyawan PDAM Tirta Bumi Serasi

Mampu Lampaui Target Pendapatan, Bupati Semarang Apresiasi Karyawan PDAM Tirta Bumi Serasi

Mampu Lampaui Target Pendapatan, Bupati Semarang Apresiasi Karyawan PDAM Tirta Bumi Serasi

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Perseroda PDAM Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang pernah terancam pailit. Pasalnya, perusahaan ini sempat berada dalam performa yang kurang baik dan mengalami defisit hingga Rp 1 miliar.

Berbagai keputusan ekstrem pembenahan juga terpaksa dilakukan untuk perbaikan tata kelola pada unit usaha milik pemkab ini melalui berbagai efisiensi serta pemotongan gaji karyawan.

“Itu harus kami lakukan karena tidak ada pilihan lain. Daripada perusahaan menanggung rugi kemudian pailit dan ditutup, kasihan karyawannya,” jelas Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Kamis (9/3/2023).

Namun, kondisi itu berhasil dilewati dengan kerja keras seluruh pihak dan karyawan melalui semangat ‘perusahaan harus untung, karyawan sejahtera, dan masyarakat merasakan manfaatnya’. Sehingga akhir tahun 2022 kemarin, perusahaan ini mampu mencetak laba Rp 7 miliar melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp 6,2 miliar.

“Alhamdulillah dengan kerja keras bersama, menunjukkan progres yang menggembirakan. Sehingga saatnya kami mengapresiasi,” jelasnya.

Apresiasi yang dimaksud adalah dengan meningkatkan kembali kesejahteraan karyawan secara bertahap. Salah satunya meningkatkan status 52 petugas penjaga pintu air yang selama ini hanya menerima upah harian menjadi tenaga kontrak dengan gaji setara UMK.

“Tentunya harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga