URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Senyum bahagia menghiasi wajah Mbah Sukiyem (87) saat dikunjungi oleh Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, dan istri. Mereka memberikan bantuan berupa kursi roda serta paket sembako untuk membantu Mbah Sukiyem dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Pj Wali Kota ini merupakan bagian dari program tilik kampung dan super tangguh Dinas Perhubungan Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mbah Sukiyem Akhirnya Dikunjungi Pj Walikota Salatiga dan Mendapat Kursi Roda

Mbah Sukiyem Akhirnya Dikunjungi Pj Walikota Salatiga dan Mendapat Kursi Roda

Mbah Sukiyem Akhirnya Dikunjungi Pj Walikota Salatiga dan Mendapat Kursi Roda

Senyum bahagia menghiasi wajah Mbah Sukiyem (87) saat dikunjungi oleh Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, dan istri. Mereka memberikan bantuan berupa kursi roda serta paket sembako untuk membantu Mbah Sukiyem dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Pj Wali Kota ini merupakan bagian dari program tilik kampung dan super tangguh Dinas Perhubungan Salatiga.
Foto dok IST
Pj Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi Saat Mengunjungi Mbah Sukiyem di Ledok Salatiga. 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Senyum dan raut muka senang tampak di wajah Mbah Sukiyem (87) warga RT 02 RW 03 Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, Jawa Tengah.

Ia tidak menyangka dikunjungi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi dan istri Ny Denok Respati Sinoeng didampingi Kepala Dinas Perhubungan Salatiga, Sri Satuti. Pj Walikota Salatiga memberi sebuah kursi roda untuk Mbah Sukiyem, agar terbantu dalam beraktivitas sehari-hari.

“Saya tadi langsung telpon Dinas Sosial untuk bisa mengirimkan sebuah kursi roda untuk diberikan kepada Mbah Sukiyem, ” kata Sinoeng.

Program super tangguh, tilik kampung, sambang warga memberikan kontribusi kebermanfaatan pada persoalan yang mungkin tidak sempat terjangkau.

Selain itu, juga memberikan bantuan kebutuhan rumah tangga, seperti telur, gula, dan minyak goreng. Bantuan sembako ini diharapkan bisa untuk menambah asupan gizi harian warga.

Kehadiran Sinoeng ini saat melaksanakan tilik kampung dan super tangguh Dinas Perhubungan Salatiga, (24/06/2023).

Ditegaskannya, kegiatan super tangguh secara keseluruhan, akan dievaluasi pada Agustus 2023 mendatang.

“Kami akan evaluasi pada bulan Agustus mendatang secara internal oleh Bappeda. Kepala Dinasnya berjalan tidak, bekerja dengan sungguh-sungguh tidak, dan stafnya bekerja atau tidak, ” katanya.

Sebagai contoh, bantuan mustahik ekonomi produktif dari Baznas Kota Salatiga, Pemasangan Listrik dari PLN, dan Bantuan Jambanisasi dari CV Buana Inti Persada.

 

BACA JUGA :

Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting