KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Ramadan dan Idul Fitri di Jateng Aman

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Ramadan dan Idul Fitri di Jateng Aman

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Ramadan dan Idul Fitri di Jateng Aman

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan stok bahan pangan utamanya beras di Jawa Tengah untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini mencukupi. Hal itu disampaikannya saat melakukan panen raya di lahan seluas 250 hektare yang digarap Kelompok Tani Pangudi Tani Desa Boto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Senin (27/2/2023).

Dijelaskan oleh Mentan, pihaknya mengawal langsung produksi padi Jawa Tengah sebagai salah satu penyumbang terbesar beras nasional pada masa panen raya 2023 ini. Di Kabupaten Semarang, luas panen pada Februari ini mencapai 3.198 hektare dan Maret 3.689 hektare dengan produktivitas 6 sampai 7 ton per hektare.

“Hari ini dengan Bupati Semarang memastikan di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Semarang memasuki masa panen raya. Ini juga menandakan bahwa seluruh Indonesia sekarang lagi panen raya. Khusus di sini kalau dilihat dari bulirnya, bisa mencapai 7 ton per hektare,” ujarnya.

Ia mengungkapkan berdasarkan data Kerangka Sampling Area (KSA) Badan Pusat Statistik Nasional diperkirakan luas panen raya di bulan Februari 2023 sebesar 1 juta hektare dan pada puncak panen raya pada bulan Maret mendatang sebesar 1,9 juta ton.

“Jika produksi rata-rata 5 ton per hektare, artinya minimal ada 10 juta ton gabah yang setara 5 sampai 6 juta ton beras. Kita berharap produksi padi sesuai pantau satelit dan laporan dari daerah berjalan normatif sehingga sesuai arahan Presiden Jokowi, menghadapi Ramadan dan Idul Fitri ketersediaan beras tercukupi,” terangnya.

Untuk memenuhi hal itu, ia menyarankan kepada para petani untuk memanen sawahnya menggunakan mesin combine harvester. Sebab, jika menggunakan mesin tersebut, gabah yang hilang hanya 3 sampai 5 persen.

“Kalau panen tradisional hilangnya bisa sampai 11 persen,” ungkapnya.

Di samping memastikan jalanya panen raya, Mentan juga memastikan penanganan pasca panen yakni kesiapan penggilingan, terutama penggunaan penggilingan padi modern. Dengan begitu, produksi beras pada panen raya ini semakin terjamin ketersediaan bahkan dengan kualitas yang bagus.

“Saya berharap khususnya di Kabupaten Semarang ini, hasil panennya menggunakan penggilingan modern. Kami memiliki program taxi alsintan, manfaatkan saja agar daerah, kelompok tani dan pelaku usaha dapat dengan mudah mengakses KUR untuk pengadaan mesin penggilingan padi modern,” tandasnya.

Sementara Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas dukungan dan bantuan Kementerian Pertanian dalam mendorong peningkatan produksi pangan khususnya padi di Kabupaten Semarang. Salah satunya dengan beralih dari pupuk kimia ke penggunaan pupuk alami Biosaka (Biologi Saka Alam).

“Kami telah coba mengurangi pupuk kimia dari 200 kilogram menjadi 130 kilogram per hektare. Hasilnya dari 6 ton menjadi 8,8 ton per hektare,” katanya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP