KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Moment Hardiknas! Guru di Kecamatan Suruh Kompak Memakai Jam Tangan

Moment Hardiknas! Guru di Kecamatan Suruh Kompak Memakai Jam Tangan

Moment Hardiknas! Guru di Kecamatan Suruh Kompak Memakai Jam Tangan

Sukaton Purtomo Priyatmo, Kepala Disdikbudpora saat secara simbolis memasangkan jam tangan kepada salah satu guru di Kecamatan Suruh

[@]Ada yang beda dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Semua tenaga pendidik di Kecamatan tersebut secara serentak memakai jam tangan. Usai upacara Hardiknas dilapagan Mesu Suruh. Hal ini bertujuan untuk menekankan pentingnya waktu kepada para pendidik.

Kepada Rasika FM
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo, mengatakan pemakaian jam tangan para tenaga pendidik ini merupakan terobosan Korwilcam Pendidikan Kecamatan Suruh. Tujuannya agar jangan sampai ada pendidik yang telat datang ke sekolah.

“Pendidik itu masuknya pukul 07.00 WIB. Sehingga ini sebagai pedoman, sebagai langkah agar semua peserta didik dapat terlayani dengan baik,” terang Sukaton. Selasa (2/5/2023).

Dia memastikan pemakaian jam tangan ini bukan karena guru-guru di Kabupaten Semarang kurang disiplin. Namun sebagai pedoman agar menghargai waktu.

“Artinya semua guru kalau sudah pukul 07.00 WIB. Harus sudah di sekolah masing-masing. Semua harus disiplin,” jelas dia.

Sukaton membeberkan, ide positif ini selanjutnya akan dilakukan serentak di Kabupaten Semarang. Pihaknya juga berencana untuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk semua tenaga pendidik menggunakan jam tangan.

Dia menegaskan akan memberi teguran bagi guru yang tidak menghargai waktu dalam melayani peserta didik.

– Sukaton Purtomo, saat diwawancarai Rasika
– Puluhan guru saat memakai Jam tangan bersama

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]