URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, disebut-sebut sebagai calon yang bakal diusung kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Semarang. Menanggapi spekulasi tersebut, Ngesti, yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Semarang, menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Namanya Disebut untuk Maju di Pilkada 2024 Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha: Tunggu Episode Selanjutnya

Namanya Disebut untuk Maju di Pilkada 2024 Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha: Tunggu Episode Selanjutnya

Namanya Disebut untuk Maju di Pilkada 2024 Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha: Tunggu Episode Selanjutnya

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, disebut-sebut sebagai calon yang bakal diusung kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Semarang. Menanggapi spekulasi tersebut, Ngesti, yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Semarang, menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Foto: IST
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha disebut-sebut bakal dicalonkan kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kabupaten Semarang. Ia dinilai layak untuk memimpin kembali Bumi Serasi.

Menanggapi hal ini, Ngesti yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Semarang menegaskan masih berkonsentrasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pihaknya masih menunggu penetapan hasil pemilu pada 20 Maret ini dan penetapan jumlah kursi di DPRD.

“Kita masih menunggu dulu penetapan hasil perolehan kursi (DPRD). Nanti akan ada lagi episode selanjutnya,” kata Ngesti dikonfirmasi di Ungaran, Selasa (19/3/2024).

Di satu sisi, dukungan terhadap partai yang dipimpinnya dari masyarakat cukup besar. Terbukti, PDI Perjuangan bisa menambah 2 kursi di DPRD Kabupaten Semarang dari 16 menjadi 18 pada pemilu kali ini.

“Ini semua tak lepas dari kerja keras para caleg, tim pemenangan, dan dukungan dari masyarakat semuanya. Sesuai prinsip PDIP adalah gotong-royong, salin bantu membantu antara satu dan lainnya,” tambahnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengisyaratkan akan mengusung kembali kader internal mereka yakni Ngesti Nugraha untuk maju pada Pilkada 2024. Ngesti dinilai layak dan memiliki kapabilitas memimpin kembali daerah ini.

“Sudah pasti, Pak Ngesti nama yang tepat untuk diusung kembali,” ungkap Bondan.

Bondan menyebut, secara kapasitas maupun rekam jejak, Ngesti masih merupakan kader terbaik PDI Perjuangan yang layak untuk diusung kembali. “Oleh karena itu, saya berharap pak Ngesti diusung lagi pada pilkada serentak November 2024 nanti,” papar dia. (win)

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan