URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musibah kebakaran di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB) secara bertahap teratasi setelah hujan pada malam Minggu. Meskipun masih ada beberapa titik api yang terlihat, petugas gabungan terus berupaya memadamkan sisa bara api di wilayah Thekelan dan Pulian. Dengan vegetasi yang terdampak meliputi beragam pohon dan semak, upaya pemadaman terus dilakukan dengan fokus pada penyisiran manual dan pembuatan sekat api.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Hujan, Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Mulai Padam, Petugas Masih Waspadai Bara Api

Pasca Hujan, Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Mulai Padam, Petugas Masih Waspadai Bara Api

Pasca Hujan, Kebakaran Hutan Gunung Merbabu Mulai Padam, Petugas Masih Waspadai Bara Api

Musibah kebakaran di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB) secara bertahap teratasi setelah hujan pada malam Minggu. Meskipun masih ada beberapa titik api yang terlihat, petugas gabungan terus berupaya memadamkan sisa bara api di wilayah Thekelan dan Pulian. Dengan vegetasi yang terdampak meliputi beragam pohon dan semak, upaya pemadaman terus dilakukan dengan fokus pada penyisiran manual dan pembuatan sekat api.
Foto Arief Rasika
Suasana Posko Batur Reaksi Cepat (BRC) di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Jawa Tengah, Senin (30/10/2023).
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Musibah Kebakaran kawasan hutan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB) kini berangsur padam sejak Minggu (30/10/2023) malam. Hujan yang mengguyur wilayah TNGB pada Minggu malam itu membuat kebakaran tersebut mulai padam.

Namun pada Senin (30/10/2023) petugas gabungan yang terdiri dari relawan, TNI-POLRI serta warga masih menyusur gunung untuk mematikan bara api yang masih menyala.
Bara api hingga kini masih terlihat di wilayah Thekelan dan Pulian Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Kepada rasikafm.com, Kepala Resort Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB) Wilayah Kopeng Nur Khozin mengatakan dengan adanya hujan pada Minggu malam dengan durasi 45 menit, kebakaran di TNGB berangsur padam.

“Alhamdulillah TNGB wilayah Desa Tajuk, Desa Kopeng dan Desa Batur titik api sekarang sudah tidak ada lagi. Dan kondisi saat ini ada pergerakan tim posko induk di Batur Reaksi Cepat (BRC),” kata Nur.

Nur menambahkan, terdapat dua tim dengan jumlah 75 personil melakukan tindakan penyisiran terhadap bara api yang masih menyala.

Hingga hari Minggu (29/10/2023) total luasan lahan di Gunung Merbabu yang terbakar sejak Jumat (27/10/2023) seluas 848, 5 hektare.

jika vegetasi yang terdampak dari kejadian kebakaran hutan di Gunung Merbabu itu cukup banyak meliputi pohon pinus, puspa, lalu pohon salam, pohon akasia.

Pada ketinggian 2 ribu MDPL ada vegetasi yang terdampak dari kebakaransabana, lalu bunga adelwis, cantigi, dan ada semak belukar.

Upaya pemadaman terus dilakukan, upaya pemadaman darat dengan cara manual, dan membuat sekat api.

Sebelumnya, Sebanyak 214 personil dari relawan, TNI-POLRI diterjunkan untuk memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB).

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :”  order=”DESC”]

Para petugas fokus untuk menyisir tiga titik kebakaran yang berada di dekat pemukiman warga yang meliputi Dusun Batur Wetan, Pulian, Macanan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Jawa Tengah.

Kepala Resort Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB) Wilayah Kopeng Nur Khozin mengatakan saat ini para petugas difokuskan ke tiga titik kebakaran tersebut karena banyak aset milik warga seperti lahan pertanian yang terancam terbakar.

“Untuk luasan kebakaran sampai pagi ini masih sekira 400 hektare. Yang diutamakan operasi pagi ini ke manusia bagaimana dampak asap terantisipasi,” tutup Nur.

Kepala Resort Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGB) Wilayah Kopeng Nur Khozin

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga