KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PASEBAN “Purnomo Sidi” Gelar Saresehan Tandai Bangkitnya Pelaku Seni Setelah Fakum Akibat Pandemi

PASEBAN “Purnomo Sidi” Gelar Saresehan Tandai Bangkitnya Pelaku Seni Setelah Fakum Akibat Pandemi

PASEBAN “Purnomo Sidi” Gelar Saresehan Tandai Bangkitnya Pelaku Seni Setelah Fakum Akibat Pandemi

Sementara itu makna “Purnomo Sidi” dalam acara tersebut, diharapkan PASEBAN ini menjadi wadah berkumpulnya para seniman yang ada di Banyubiru. Kemudian “Purnomo sidi” ini melambangkan bulan purnama. Tambah Sekdes Tegaron ini.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat ditemui rasikafm.com usai acara mengatakan, Pemerintah Kabupaten Semarang mendukung penuh dengan adanya kegiatan seni seperti yang diselenggarakan oleh Paseban ini. Ia menyampaikan kegiatan seni yang diadakan baik ditempat hajatan maupun virtual saat ini sudah diizinkan, namun tentunya harus mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan seni kita izinkan, namun sebagaimana aturan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.60/2021, dan di Kabupaten Semarang level satu, maka jika mengadakan kegiatan seni maksimal 70 orang untuk penontonya dan menerapkan protokol kesehatan,”jelas Bupati.

Ditambahkan Bupati, untuk kegiatan pentas seni sudah berjalan, baik dilaksanakan secara virtual ataupun secara langsung, kemudian juga ada pentas yang sifatnya terbatas.

“Kami mendukung kegiatan pementasan seni, namun dengan aturan yang ketat dan yang utama mematuhi protokol kesehatan,”pungkasnya.

Pantauan wartawan dilokasi, dalam pentas seni tersebut diisi dengan serangkaian acara yakni, pementasan kesenian lokal, bakar dupa sebagai simbolis budaya leluhur, potong tumpeng oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang kemudian diserahkan kepada sesepuh atau tokoh seni di Kecamatan Banyubiru dan diakhiri dengan hiburan lawak dengan cerita “Apus apus karingkus, budoyo

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]