URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kelompok Paguyuban Seni Banyubiru (PASEBAN) melalui panitia"Purnomo Sidi” menggelar sarasehan bersama pelaku seni dan budaya di Kecamatan Banyubiru dan sekitarnya di area parkir wisata Bukit Cinta Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang, Sabtu (20/11/2021)

Mbak Google

KABAR RASIKA

PASEBAN “Purnomo Sidi” Gelar Saresehan Tandai Bangkitnya Pelaku Seni Setelah Fakum Akibat Pandemi

PASEBAN “Purnomo Sidi” Gelar Saresehan Tandai Bangkitnya Pelaku Seni Setelah Fakum Akibat Pandemi

PASEBAN “Purnomo Sidi” Gelar Saresehan Tandai Bangkitnya Pelaku Seni Setelah Fakum Akibat Pandemi

featured-img

Sementara itu makna “Purnomo Sidi” dalam acara tersebut, diharapkan PASEBAN ini menjadi wadah berkumpulnya para seniman yang ada di Banyubiru. Kemudian “Purnomo sidi” ini melambangkan bulan purnama. Tambah Sekdes Tegaron ini.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat ditemui rasikafm.com usai acara mengatakan, Pemerintah Kabupaten Semarang mendukung penuh dengan adanya kegiatan seni seperti yang diselenggarakan oleh Paseban ini. Ia menyampaikan kegiatan seni yang diadakan baik ditempat hajatan maupun virtual saat ini sudah diizinkan, namun tentunya harus mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan seni kita izinkan, namun sebagaimana aturan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.60/2021, dan di Kabupaten Semarang level satu, maka jika mengadakan kegiatan seni maksimal 70 orang untuk penontonya dan menerapkan protokol kesehatan,”jelas Bupati.

Ditambahkan Bupati, untuk kegiatan pentas seni sudah berjalan, baik dilaksanakan secara virtual ataupun secara langsung, kemudian juga ada pentas yang sifatnya terbatas.

“Kami mendukung kegiatan pementasan seni, namun dengan aturan yang ketat dan yang utama mematuhi protokol kesehatan,”pungkasnya.

Pantauan wartawan dilokasi, dalam pentas seni tersebut diisi dengan serangkaian acara yakni, pementasan kesenian lokal, bakar dupa sebagai simbolis budaya leluhur, potong tumpeng oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang kemudian diserahkan kepada sesepuh atau tokoh seni di Kecamatan Banyubiru dan diakhiri dengan hiburan lawak dengan cerita “Apus apus karingkus, budoyo

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelum1 2

BACA JUGA :

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia