KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PCNU Kabupaten Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Perusakan Masjid di Bandungan

PCNU Kabupaten Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Perusakan Masjid di Bandungan

PCNU Kabupaten Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Perusakan Masjid di Bandungan

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus dugaan perusakan Masjid Baiturrohim di Dusun Jetak, Desa Duren, Kecamatan Bandungan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kondusifitas masyarakat serta mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Sekretaris PCNU Kabupaten Semarang, Abdul Kholiq, menyampaikan pihaknya telah mengikuti perkembangan kasus yang sempat viral di media sosial tersebut. Ia menegaskan, NU memiliki empat sikap kemasyarakatan yang menjadi pedoman dalam menyikapi persoalan sosial, yakni tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), tawassuth (moderat), dan i’tidal (tegak lurus).[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Kami menginginkan situasi tetap kondusif. Ranting kami di Bandungan sudah melakukan mediasi. Namun jika memang ada dugaan penistaan agama, kami berharap aparat penegak hukum benar-benar memprosesnya,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Pondok Pesantren Al Masudiyyah Blater, Jimbaran, Bandungan, Rabu (29/10/2025) malam.

Menurut Kholiq, dari hasil penelusuran PCNU, terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa yang beredar di media sosial. Ia menyebut ada beberapa variabel yang perlu diungkap, mulai dari siapa pelaku utama, siapa yang merekam video, hingga apakah tindakan seperti membalik kursi dan dampar itu satu rangkaian atau peristiwa yang berbeda.

“Kami menduga ada proses doxing dan narasi yang sengaja dibangun untuk menggiring opini publik, seolah-olah ada pihak tertentu yang melakukan perusakan,” jelasnya.

PCNU, lanjutnya, telah menurunkan tim ke lapangan untuk menelusuri kejadian tersebut. Hasil awal menunjukkan bahwa rentetan peristiwa yang muncul di media sosial tidak sepenuhnya linear dengan kondisi sebenarnya.

“Kami sudah bertemu Kapolres Semarang. Prinsipnya, kalau memang ada bukti penistaan agama, tentu bisa diproses. Tapi kalau tidak terbukti, ya tidak bisa dipaksakan. Kami hanya ingin semuanya jelas agar masyarakat tidak terus diramaikan oleh kabar yang belum pasti,” tambahnya.

Selain itu, Kholiq mengungkap adanya indikasi lain berupa dugaan pemerasan dan keterlibatan pihak luar yang justru memperkeruh suasana. Menurutnya, NU adalah gerakan moral, bukan lembaga penegak hukum sehingga tidak bisa menjustifikasi siapa yang benar dan salah.

“Kami mendesak agar kepolisian segera menindaklanjuti karena masyarakat butuh kepastian hukum,” tegasnya.

Dari keterangan takmir dan warga sekitar, lanjut Kholiq, tidak ditemukan adanya kerusakan di Masjid Baiturrohim sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

“Kursi memang terbalik, tapi tidak rusak. Saat Subuh, kondisi masjid sudah rapi kembali. Tidak ada kegaduhan. Artinya, video yang viral itu memunculkan persepsi seolah-olah terjadi perusakan,” jelasnya.

PCNU berharap kepolisian dapat mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, baik pelaku di lapangan maupun pembuat dan penyebar video.

“Ada sekitar enam orang yang patut diduga terlibat. Kami minta semua diungkap agar tidak ada fitnah dan masyarakat kembali tenang,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]