URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PCNU Kabupaten Semarang mendesak kepolisian menindaklanjuti kasus dugaan perusakan Masjid Baiturrohim di Dusun Jetak, Desa Duren, Kecamatan Bandungan. Sekretaris PCNU, Abdul Kholiq, menilai langkah hukum diperlukan agar situasi tetap kondusif dan fakta sebenarnya terungkap. NU juga menurunkan tim untuk menelusuri kejanggalan dalam video viral tersebut.Deskripsi Meta SEO (70–155 karakter)

Mbak Google

KABAR RASIKA

PCNU Kabupaten Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Perusakan Masjid di Bandungan

PCNU Kabupaten Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Perusakan Masjid di Bandungan

PCNU Kabupaten Semarang Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Perusakan Masjid di Bandungan

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus dugaan perusakan Masjid Baiturrohim di Dusun Jetak, Desa Duren, Kecamatan Bandungan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kondusifitas masyarakat serta mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Sekretaris PCNU Kabupaten Semarang, Abdul Kholiq, menyampaikan pihaknya telah mengikuti perkembangan kasus yang sempat viral di media sosial tersebut. Ia menegaskan, NU memiliki empat sikap kemasyarakatan yang menjadi pedoman dalam menyikapi persoalan sosial, yakni tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), tawassuth (moderat), dan i’tidal (tegak lurus).[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Kami menginginkan situasi tetap kondusif. Ranting kami di Bandungan sudah melakukan mediasi. Namun jika memang ada dugaan penistaan agama, kami berharap aparat penegak hukum benar-benar memprosesnya,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Pondok Pesantren Al Masudiyyah Blater, Jimbaran, Bandungan, Rabu (29/10/2025) malam.

Menurut Kholiq, dari hasil penelusuran PCNU, terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa yang beredar di media sosial. Ia menyebut ada beberapa variabel yang perlu diungkap, mulai dari siapa pelaku utama, siapa yang merekam video, hingga apakah tindakan seperti membalik kursi dan dampar itu satu rangkaian atau peristiwa yang berbeda.

“Kami menduga ada proses doxing dan narasi yang sengaja dibangun untuk menggiring opini publik, seolah-olah ada pihak tertentu yang melakukan perusakan,” jelasnya.

PCNU, lanjutnya, telah menurunkan tim ke lapangan untuk menelusuri kejadian tersebut. Hasil awal menunjukkan bahwa rentetan peristiwa yang muncul di media sosial tidak sepenuhnya linear dengan kondisi sebenarnya.

“Kami sudah bertemu Kapolres Semarang. Prinsipnya, kalau memang ada bukti penistaan agama, tentu bisa diproses. Tapi kalau tidak terbukti, ya tidak bisa dipaksakan. Kami hanya ingin semuanya jelas agar masyarakat tidak terus diramaikan oleh kabar yang belum pasti,” tambahnya.

Selain itu, Kholiq mengungkap adanya indikasi lain berupa dugaan pemerasan dan keterlibatan pihak luar yang justru memperkeruh suasana. Menurutnya, NU adalah gerakan moral, bukan lembaga penegak hukum sehingga tidak bisa menjustifikasi siapa yang benar dan salah.

“Kami mendesak agar kepolisian segera menindaklanjuti karena masyarakat butuh kepastian hukum,” tegasnya.

Dari keterangan takmir dan warga sekitar, lanjut Kholiq, tidak ditemukan adanya kerusakan di Masjid Baiturrohim sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

“Kursi memang terbalik, tapi tidak rusak. Saat Subuh, kondisi masjid sudah rapi kembali. Tidak ada kegaduhan. Artinya, video yang viral itu memunculkan persepsi seolah-olah terjadi perusakan,” jelasnya.

PCNU berharap kepolisian dapat mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, baik pelaku di lapangan maupun pembuat dan penyebar video.

“Ada sekitar enam orang yang patut diduga terlibat. Kami minta semua diungkap agar tidak ada fitnah dan masyarakat kembali tenang,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga menggelar bimbingan teknis manajemen kebakaran gedung dan evakuasi korban di bangunan bertingkat selama empat hari di PT SCI dan Pasar Raya 2 Salatiga. Kegiatan ini...
Muat Lebih

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia