URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Seorang pencuri besi diamankan oleh warga setelah beraksi di salah satu rumah yang beradi di Jalan Tentara Pelajar No. 32, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang, Jumat (6/1/2023)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pencuri Besi di Jomblang Semarang Tertangkap Warga Setelah Beraksi

Pencuri Besi di Jomblang Semarang Tertangkap Warga Setelah Beraksi

Pencuri Besi di Jomblang Semarang Tertangkap Warga Setelah Beraksi

Featured Image

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Seorang pencuri besi diamankan oleh warga setelah beraksi di salah satu rumah yang beradi di Jalan Tentara Pelajar No. 32, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang, Jumat (6/1/2023) sekira pukul 12.10 WIB.

Korban atau pemilik rumah, Faiqh Hanggapratama mengatakan, aksi ini dilakukan saat rumah kosong karena waktu sholat jumat. Dirinya mengaku warga juga sempat menghakimi pelaku karena emosi akibat ulahnya.

“Pas kejadian, Saya masih jumatan di masjid. Terus pas pulang, lihat ada orang orang berkerumun. Saya deketi ternyata ada pencuri ketangkap,” ujar Faiqh.

Faiqh menambahkan, barang-barang yang dicuri adalah besi yang akan digunakan untuk membangun teras rumah. “Besi besi itu material buat bangun rumah,” terangnya

Sementara itu, Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Indra Jaya Syafputra menerangkan, ada dua orang dalam aksi pencurian ini. Namun saat ini masih mengamankan satu orang dan dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Semarang, untuk penyidikan selanjutnya. Sedangkan satu pelaku yang kabur akan kami kejar dan tangkap,” bebernya.

Disisi lain, barbag bukti yang berhasil disita yaitu hasil barang curian yakni tiga bendel besi beton ulir per bendel 10 batang dan tiga bendel besi beton polos per bendel 20 batang.

“Siang tadi unit reskrim yang masih berpatroli, menerima informasi adanya pencuri tertangkap. Kemudian Kami datangi dan mengamankan pelaku ke mako,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu mendongkrak kesejahteraan peternak ayam rakyat karena pasokan masih didominasi broker dan pelaku usaha besar. Dalam rapat koordinasi PINSAR Indonesia di Kabupaten Semarang, Selasa, peternak mengeluhkan harga ayam hidup yang anjlok hingga jauh di bawah harga acuan akibat surplus produksi nasional dan lemahnya pengawasan tata niaga.
PINSAR: Program MBG Belum Berdampak Langsung, Peternak Ayam Rakyat Masih Tertekan
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah membuka Seleksi Nasional Magang Jepang di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada 8–12 Juni 2026. Program kerja sama dengan IM Japan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai upaya meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja internasional, sekaligus membentuk tenaga kerja berkarakter dan berdaya saing global.
LP Ma’arif NU Jateng Gelar Seleksi Nasional Magang Jepang, Buka Peluang Karier Global bagi Generasi Muda
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Pemprov Jawa Tengah, KADIN Jepara, dan komunitas JIFBW menggelar Central Java Furniture & Carving Expo (CJFACE) 2026 di Atrium DP Mall Semarang pada...
10 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16
10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
10 Juni 2026 BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah
10 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 10 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Universitas Kristen Satya Wacana kembali mencatat prestasi nasional setelah dua mahasiswanya, Putra Kaysha Qodiriy dan Christian Felix Ferdinantha, lolos ke ONMIPA-PT Nasional 2026 bidang Kimia dan Biologi....
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pinsar Indonesia menyebut harga ayam hidup di berbagai daerah turun drastis hingga Rp11 ribu per kilogram akibat surplus produksi nasional, lemahnya penyerapan pasar, dan dominasi perantara dalam distribusi....
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved