RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pererat Hubungan Antar Wilayah, 3 Kepala Daerah Ini Gelar Bincang Pagi

Pererat Hubungan Antar Wilayah, 3 Kepala Daerah Ini Gelar Bincang Pagi

Pererat Hubungan Antar Wilayah, 3 Kepala Daerah Ini Gelar Bincang Pagi

Kolaborasi, partisipasi dan sinergi antar 3 kepala daerah di wilayah Argomelasi dalam menangani permasalahan ekonomi dan percepatan vaksin penting dilakukan. Hal tersebut guna meningkatkan partisipasi dari masyarakat agar bangkit dari pandemi covdi-19.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto saat menjadi narasumber Bincang Pagi dengan tema Pemulihan Ekonomi Daerah melalui Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama 3 kepala daerah, Kota Salatiga, Kota Semarang dan Kabupaten Semarang di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (24/02/2022).pagi

Menurutnya, akibat pandemi covid-19 semua berdampak kepada tatanan dan kondisi masyarakat. Misalnya, di saat pandemi para pedagang untuk aktivitas juga dibatasi, kondisi ekonomi juga terganggu, dan pertumbuhan ekonomipun minus.

“ Inilah yang kami rasakan bagi seluruh masyarakat kota Salatiga dan juga mungkin di luar salatiga. Dan menjadi keprihatinan kita bersama. Maka yang kita butuhkan adalah kita lakukan inovasi, pertumbuhan ekonomi, menggerakkan ekonomi dan dibutuhkan ekonomi kreatif yang terus didorong untuk warga kota Salatiga,” kata Wali Kota Salatiga.

Hal senada juga disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Dirinya juga menginginkan adanya konsolidasi pertumbuhan ekonomi dan penanganan covid-19 dengan percepatan vaksin di 3 wilayah tersebut dengan peningkatan status level PPKM.

Walikota Semarang saat memberikan keterangan media

“ Saya rasa ini adalah moment yang baik, kita belajar pengalaman sudah hampir 2 tahun. Prokesnya harus diikuti dan percepatan vaksin dilakukan di wilayahnya masing-masing adalah kunci kita untuk kebangkitan bersama. Adanya wisata argomelasi, mari kita promosikan bersama dengan sebuah event atau sebuah destinasi wisata. Ini fungsinya kolaborasi,” tuturnya.

Dirinya, menambahkan bahwa Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang diberikan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa kondisi wilayah yang baik, sejuk yang berbeda dengan topografi kota Semarang.

“ Saya sering datang ke Salatiga maupun Ungaran, untuk sekedar mencicipi kulinernya dan menikmati suasananya. Kalau saya suntuk, saya jalan ke Salatiga saya menikmati kuliner ronde yang ada di jalan Jenderal Sudirman, atau saya beli bakso di seputar Tamansari, atau kadang-kadang juga ke wilayahnya Pak Ngesti,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha juga menyampaikan bahwa pandemi covid-19 juga berdampak pada perekonomian dan pariwisata di Kabupaten Semarang. Banyak tempat wisata tutup dan banyak karyawan yang berhenti kerja dan para UMKM yang tidak mendapatkan hasil.

“ Kebangkitan ekonomi dan pariwisata penting dilakukan, hal ini juga perlu kerjasama dan kolaborasi antar wilayah tadi. Agar ekonomi dan wisata di bisa pelan-pelan meningkat,” ujar Ngesti. (Rief)

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
                          

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 159