URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Masih Selidiki Meninggalnya Seorang Wanita Di Kamar Kosnya

Polisi Masih Selidiki Meninggalnya Seorang Wanita Di Kamar Kosnya

Polisi Masih Selidiki Meninggalnya Seorang Wanita Di Kamar Kosnya

featured-img
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana saat ditemui di kantornya, Selasa (6/7/2021).

RASIKAFM – Polrestabes Semarang saat ini masih menyelidiki kasus meninggalnya seorang perempuan di ruangan kamar kos Jalan Jogja, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, pada Senin, (5/7/2021).

Korban bernama Raras Kurnia Dewi warga Kabupaten Kebumen ditemukan meninggal mengenakan baju hitam dan celana jeans dengan kondisi tubuh korban sudah membusuk serta memprihatinkan.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana mengungkapkan beberapa fakta mengenai meninggalnya wanita berusia 29 tahun tersebut.

Dia menyebut, korban diperkirakan sudah meninggal semenjak beberapa hari yang lalu. Kemudian saat itu, korban juga terkunci dari luar saat ditemukan meninggal dunia di kamar kos nomor 36 tersebut.

Dia mengatakan, jasad Raras ditemukan meninggal dunia dengan keadaan terlentang dan bagian wajah korban ditutupi bantal warna biru.

“Dari hasil visum luar korban diperkirakan sudah meninggal dua atau tiga hari yang lalu. Serta beberapa fakta yang kami jadikan pemeriksaan dimana kunci kamar nomor 36 tersebut tidak ada dan dari awal pintu itu sudah terkunci dari luar,” kata Indra, Selasa (6/7/2021).

Indra menerangkan, pihaknya juga tak berhasil menemukan beberapa barang pribadi milik korban. Terkait adanya orang yang sebelumnya masuk ke dalam kamar korban, pihaknya masih melakukan upaya penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan saksi dan melalui petunjuk CCTV.

“Handphone milik korban yang tidak kami temukan, lalu keterangan dari saksi korban mengenakan kalung juga tidak kami temukan. Sehingga kami melakukan pendalaman itu,” bebernya.

“Terkait dengan adanya orang yang masuk, kami masih memeriksa beberapa saksi dan petunjuk dari CCTV. Soalnya ada yang terakhir berkomunikasi pada tanggal 29 Juni dan hari Jumat (2/7) lalu,” pungkasnya.

Proses evakuasi jenazah Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di ruangan kamar kos Jalan Jogja, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, pada Senin, (5/7/2021).

Sedangkan kendaraan pribadi milik korban masih lengkap dengan surat-surat dan perlengkapan berkendara yang masih berada di parkiran lokasi kejadian.

Diketahui, korban sudah tiga bulan lamanya menetap di tempat tersebut. Korban juga mempunyai rekan yang sering membantu membelikan barang hingga menabung uang miliknya.

Saat ini Polrestabes Semarang masih menunggu hasil autopsi dari RSUP Kariadi untuk melakukan upaya lebih lanjut kepastian penyebab meninggalnya Raras.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan