URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Salatiga Ny Indri Indra Mardiana, PJU Polres Salatiga, Kapolsek Argomulyo beserta jajarannya mengunjungi Saniyem (45) warga Ngemplak Salatiga, yang mengalami gangguan perkembangan tubuhnya (Stunting) sejak kelas 1 SD.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Peduli, Polres Salatiga Renovasi dan Berikan Motivasi Kepada Saniyem, Penderita Stunting Asal Salatiga

Polisi Peduli, Polres Salatiga Renovasi dan Berikan Motivasi Kepada Saniyem, Penderita Stunting Asal Salatiga

Polisi Peduli, Polres Salatiga Renovasi dan Berikan Motivasi Kepada Saniyem, Penderita Stunting Asal Salatiga

Featured Image

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Salatiga Ny Indri Indra Mardiana, PJU Polres Salatiga, Kapolsek Argomulyo beserta jajarannya mengunjungi Saniyem (45) warga Ngemplak Rt 03 Rw 09 Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, yang mengalami gangguan perkembangan tubuhnya (Stunting) sejak kelas 1 SD.

Ibu Saniyem yang menderita sakit selama kurang lebih 30 tahun ini, diketahui memiliki 5 saudara kandung, 2 diantaranya menderita stunting juga seperti dirinya.

Kapolres Salatiga bersama rombongan mengunjungi warga kurang mampu sebagai salah satu bentuk kepedulian Polri Hadir ditengah warga yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan Program Salatiga Peduli, dimana Polres Salatiga hadir di tengah masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan serta dalam rangka lebih mendekatkan Polri dengan Masyarakat”, terang Indra Mardiana.

Dalam kunjungannya kali ini Kapolres Salatiga merasa tersentuh hatinya melihat kondisi rumah yang dinilai tidak layak huni. Sehingga Kapolres Salatiga berserta jajarannya bergerak cepat secara spontan membersihkan rumah ibu saniyem dan akan merenovasi tempat tersebut agar layak huni dalam waktu secepat mungkin agar bu Saniyem dapat tinggal dengan layak.

Kapolres Salatiga menjelaskan bahwa Polres Salatiga akan selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam memberikan rasa aman dan nyaman, tapi juga untuk berempati, peduli, memberi semangat agar masyarakat selalu sehat, semangat bekerja dan semangat berbagi.

“Bantuan yang kami berikan ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada ibu Saniyem, bisa sedikit meringankan beban beliau yang hanya bisa berbaring di tempat tidur dan tidak dapat melakukan aktivitas lain. Selama ini hanya mengandalkan bantuan dan perawatan sekedarnya dari saudaranya yang tinggal berdekatan.

Selanjutnya nanti unit Dokkes Polres Salatiga akan memantau perkembangan kesehatan Ibu Saniyem”, jelas Indra.

Adik Saniyem, Dakwan mengaku sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Kapolres Salatiga bersama Ibu dan Anggota Polri yang memberikan bantuan sembako maupun perawatan kesehatan dan akan merenovasi rumah.

” terima kasih pak Kapolres, semoga dengan bantuan ini panjenengan diberikan balasan dari Allah Swt, saya tidak tahu penyakityang diderita oleh saudara saya, yang saya tau dia lumpuh dari kelas 1 SD, sejak saat itu kakak saya hanya bisa berbaring di tempat tidur,” ucap Widodo.

BACA JUGA :

Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menegaskan pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa merupakan langkah strategis menghadapi rob dan abrasi, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial masyarakat pesisir. Dalam kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung, Selasa (2/6/2026), ia meminta proyek tanggul laut raksasa diintegrasikan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kajian dampak sosial dan ekologis yang komprehensif.
Tak Cukup Bangun Tanggul Raksasa, Menteri LH Soroti Ancaman Penurunan Tanah di Pantura
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi memicu genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah saat aktivitas laut dan pasang siang berlangsung.
04 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta Pantura tengah hingga barat Jawa Tengah pada sore hingga malam hari.
04 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Pegunungan dan Pantura Barat Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di...
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
PT Pertamina Patra Niaga menggelar simulasi keadaan darurat terintegrasi di kawasan Integrated Terminal Semarang untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi kebocoran minyak, kebakaran kapal nelayan, hingga...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved