KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polisi Peduli, Polres Salatiga Renovasi dan Berikan Motivasi Kepada Saniyem, Penderita Stunting Asal Salatiga

Polisi Peduli, Polres Salatiga Renovasi dan Berikan Motivasi Kepada Saniyem, Penderita Stunting Asal Salatiga

Polisi Peduli, Polres Salatiga Renovasi dan Berikan Motivasi Kepada Saniyem, Penderita Stunting Asal Salatiga

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Salatiga Ny Indri Indra Mardiana, PJU Polres Salatiga, Kapolsek Argomulyo beserta jajarannya mengunjungi Saniyem (45) warga Ngemplak Rt 03 Rw 09 Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, yang mengalami gangguan perkembangan tubuhnya (Stunting) sejak kelas 1 SD.

Ibu Saniyem yang menderita sakit selama kurang lebih 30 tahun ini, diketahui memiliki 5 saudara kandung, 2 diantaranya menderita stunting juga seperti dirinya.

Kapolres Salatiga bersama rombongan mengunjungi warga kurang mampu sebagai salah satu bentuk kepedulian Polri Hadir ditengah warga yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan Program Salatiga Peduli, dimana Polres Salatiga hadir di tengah masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan serta dalam rangka lebih mendekatkan Polri dengan Masyarakat”, terang Indra Mardiana.

Dalam kunjungannya kali ini Kapolres Salatiga merasa tersentuh hatinya melihat kondisi rumah yang dinilai tidak layak huni. Sehingga Kapolres Salatiga berserta jajarannya bergerak cepat secara spontan membersihkan rumah ibu saniyem dan akan merenovasi tempat tersebut agar layak huni dalam waktu secepat mungkin agar bu Saniyem dapat tinggal dengan layak.

Kapolres Salatiga menjelaskan bahwa Polres Salatiga akan selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam memberikan rasa aman dan nyaman, tapi juga untuk berempati, peduli, memberi semangat agar masyarakat selalu sehat, semangat bekerja dan semangat berbagi.

“Bantuan yang kami berikan ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada ibu Saniyem, bisa sedikit meringankan beban beliau yang hanya bisa berbaring di tempat tidur dan tidak dapat melakukan aktivitas lain. Selama ini hanya mengandalkan bantuan dan perawatan sekedarnya dari saudaranya yang tinggal berdekatan.

Selanjutnya nanti unit Dokkes Polres Salatiga akan memantau perkembangan kesehatan Ibu Saniyem”, jelas Indra.

Adik Saniyem, Dakwan mengaku sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Kapolres Salatiga bersama Ibu dan Anggota Polri yang memberikan bantuan sembako maupun perawatan kesehatan dan akan merenovasi rumah.

” terima kasih pak Kapolres, semoga dengan bantuan ini panjenengan diberikan balasan dari Allah Swt, saya tidak tahu penyakityang diderita oleh saudara saya, yang saya tau dia lumpuh dari kelas 1 SD, sejak saat itu kakak saya hanya bisa berbaring di tempat tidur,” ucap Widodo.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]