URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seiring dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19, kegiatan pramuka untuk sekolah dari tingkat SD hingga SMP di Kabupaten Semarang akan kembali dilaksanakan secara tatap muka mulai tahun ajaran 2022/2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pramuka Kwarcab Semarang Harap Dukungan Anggaran Guna Peningkatan Prestasi

Pramuka Kwarcab Semarang Harap Dukungan Anggaran Guna Peningkatan Prestasi

Pramuka Kwarcab Semarang Harap Dukungan Anggaran Guna Peningkatan Prestasi

featured-img

UNGARAN – Seiring dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19, kegiatan pramuka untuk sekolah dari tingkat SD hingga SMP di Kabupaten Semarang akan kembali dilaksanakan secara tatap muka mulai tahun ajaran 2022/2023.

Hal itu diungkapkan Ketua Kwartir Cabang Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo usai acara pelantikan Dewan Kerja Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Semarang belum lama ini.

“Kami bersyukur kondisi saat ini jauh lebih baik sehingga kami juga mendapatkan ijin dari Bupati Semarang untuk bisa kembali berkegiatan secara tatap muka,” ujarnya.

Di sisi lain, pramuka Kwarcab Semarang memiliki sederet prestasi yang cukup membanggakan dan mengangkat nama Kabupaten Semarang di setiap lomba baik tingkat provinsi maupun nasional. Diantaranya, Satuan Karya Widya Budaya Bakti Kwaran Ungaran Barat menyabet kategori Tergiat I dalam lomba Pangkalan Satuan Karya Tergiat Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2021, serta Juara I dan Juara 2 Pramuka Garuda Golongan Penegak Putri Kwartir Daerah Jawa Tengah.

Meski sarat akan prestasi, Katon mengaku anggaran kegiatan yang diterima oleh pramuka Kwarcab Semarang dirasa belum sebanding. Dicontohkan, dalam 25 kegiatan baik daerah maupun nasional selama satu tahun, pihaknya hanya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp100 juta.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain kami sudah tertinggal cukup jauh,” katanya.

Katon berharap di tahun anggaran 2023, alokasi dana untuk pramuka bisa meningkat paling tidak dua kali lipat, agar prestasi yang sudah ditorehkan oleh pramuka Kwarcab Semarang bisa terus berkembang.

“Apalagi mulai tahun ajaran baru pramuka sudah bisa tatap muka sehingga ketrampilan anggota semakin terasah,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar