URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Puluhan warga Salatiga dan sekitarnya mendatangi SPBU 43.507.16 Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga mengeluh dan meminta pertanggung jawaban usai membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puluhan Motor Mogok Pasca Mengisi Pertalite Yang Diduga Tercampur Solar, Akibatnya Konsumen Datangi SPBU Gamol

Puluhan Motor Mogok Pasca Mengisi Pertalite Yang Diduga Tercampur Solar, Akibatnya Konsumen Datangi SPBU Gamol

Puluhan Motor Mogok Pasca Mengisi Pertalite Yang Diduga Tercampur Solar, Akibatnya Konsumen Datangi SPBU Gamol

Featured Image

Puluhan warga Salatiga dan sekitarnya mendatangi SPBU 43.507.16 Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Senin (17/10/2022). Petang.

Kedatangan mereka akibat mengeluh dan meminta pertanggung jawaban usai membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, yang diduga bercampur solar sehingga kendaraan konsumen mogok atau mati.

“Saya beli pertalite di SPBU, setelah jalan mati tapi saya paksakan,”kata Lasimin warga Gamol saat dikonfirmasi media.

Menurut Lasimin, awalnya ia membeli pertalite di SPBU sebesar Rp 20 ribu, Jumat (14/10/2022). Lalu selang satu hari, sepeda motor miliknya tersendat.

“Saya mengira bbm sepeda motor saya habis. Lalu saya membeli lagi di pom bensin Gamol. Setelah isi pertalite sepeda motor saya kemebul seperti motor dua tak dan tersendat lalu mati dan tidak mau dihidupkan,”jelasnya.

Karena mesin mati, sepeda motor langsung dibawa ke bengkel. Oleh bengkel diberitahu jika bbm sepeda motor tercampur solar.

Hal yang sama juga dialami Sugiyono dan puluhan warga lainya. Ia mengaku pasca mengisi pertalite di SPBU Gamol, sepeda motor miliknya macet dan harus diservis di bengkel.

“Saya kesini mendatangi pom bensin mau minta ganti rugi. Dan oleh pihak pom bensin diganti pertamax,”terangnya.

Hal yang sama juga dialami Gito. Ia mengungkapkan pasca mengisi pertalite di SPBU Gamol, sepeda motornya macet.

“Tangki langsung saya kuras dan saya isi pertamax baru bisa hidup lagi. Ini saya datang kesini untuk minta ganti,”ucapnya.

Konsumen lain Widodo (67) warga Sraten Permai Tuntang, mengaku mesin mobilnya menjadi ngadat dan tersendat setelah mengisi BBM jenis pertalite di SPBU tersebut.

“Saya Minggu (16/10) sore, beli pertalite sebesar Rp.70 ribu. Setelah selesai itu, saya pulang. Ditengah perjalanan saya kaget, kok mesin jadi ngadat dan brebet, knalpot juga ngebul. Lalu hari ini saya komplainkan ke SPBU, ternyata di SPBU banyak warga yang komplain,” ujarnya senin 17.10.22 sore.

Dari pantauan Rasika FM dilokasi, puluhan warga pelanggan SPBU 43.507.16 datang untuk melakukan komplain dan minta ganti rugi.
Karena ada sejumlah kendaraan konsumen mogok pasca melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut. Ironisnya, beberapa kendaraan terpaksa dibawa ke bengkel guna menguras minyak didalam tanki yang terkontaminasi dengan solar.

Bahkan diduga akibat kelalaian pihak SPBU kendaraan ada yang harus diservis karena mesin rusak atau bermasalah.

Sementara itu dalam konfirmasinya, Pengelola SPBU 43.507.16, Joko membenarkan adanya komplain dari para konsumen.

Menurutnya bercampurnya kedua jenis BBM itu pasca hari Jumat (13/10/22) pagi usai truk tangki bongkar BBM mengisi ditangki penyimpanan. Setelah itu banyak para pembeli yang komplain ke pihak SPBU.

“Kepada konsumen yang komplain dan menyertakan bukti pembelian langsung kami ganti. Termasuk biaya perbaikan atau servis,”ucapnya.

Joko mengungkapkan, jika pertalite bercampur tersebut sudah terjual.
“Kita tanggung jawab jika memang kendaraan tersebut yang terlanjur membeli ada kendala,”terangnya.

Ketika disinggung apakah ada kekeliruan saat isi BBM di tanki penyimpanan. Joko menyampaikan jika pihaknya sudah sesuai SOP dalam bekerja.

Ket. Video:
– Joko penggelola SPBU Gamol saat diwawancarai Rasika FM
– Giyono pelanggan SPBU
– Pelanggan SPBU

BACA JUGA :

santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menegaskan pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa merupakan langkah strategis menghadapi rob dan abrasi, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial masyarakat pesisir. Dalam kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung, Selasa (2/6/2026), ia meminta proyek tanggul laut raksasa diintegrasikan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kajian dampak sosial dan ekologis yang komprehensif.
Tak Cukup Bangun Tanggul Raksasa, Menteri LH Soroti Ancaman Penurunan Tanah di Pantura

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi memicu genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah saat aktivitas laut dan pasang siang berlangsung.
04 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Muat Lebih

POPULER

Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved