URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Desa Manggihan melalui Kelompok Wira Tani Produktif mengolah limbah ternak menjadi kascing di lereng Gunung Merbabu, Kamis (9/4/2026). Inisiatif sejak 2025 ini dipimpin Kepala Desa Supriyadi guna mengurangi pencemaran Rawa Pening, dengan produksi mencapai 25 ton per bulan dan pemasaran hingga luar pulau.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pupuk Organik Desa Manggihan Tembus Pasar Nasional, Tarik Minat Peneliti Jepang dan Amerika Serikat

Pupuk Organik Desa Manggihan Tembus Pasar Nasional, Tarik Minat Peneliti Jepang dan Amerika Serikat

Pupuk Organik Desa Manggihan Tembus Pasar Nasional, Tarik Minat Peneliti Jepang dan Amerika Serikat

Kascing asal Desa Manggihan, Getasan, menarik minat peneliti mancanegara. Foto: IST
Kascing asal Desa Manggihan, Getasan, menarik minat peneliti mancanegara. Foto: IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Desa Manggihan yang berada di lereng Gunung Merbabu dengan ketinggian sekitar 800 mdpl merupakan wilayah hulu Rawa Pening. Sekitar 70 persen warganya menggantungkan hidup pada sektor peternakan sapi perah dan pertanian, sehingga limbah kotoran ternak berpotensi mempercepat pertumbuhan eceng gondok di perairan tersebut.

Berangkat dari kondisi itu, warga melalui Kelompok Wira Tani Produktif mulai mengolah limbah menjadi kascing. Inisiatif ini dipelopori oleh warga yang mengembangkan pengolahan pupuk berbasis cacing untuk mengurangi dampak lingkungan.

“Kami bertekad menjadi bagian dari penyelamatan Rawa Pening dengan mengolah kotoran hewan menjadi pupuk organik,” kata Kepala Desa Manggihan Supriyadi, Kamis (9/4/2026).

Supriyadi, mengatakan pengembangan kascing dimulai sejak 2025 sebagai upaya mengolah limbah peternakan sekaligus menjawab tudingan bahwa desanya menjadi salah satu penyumbang sedimentasi di Rawa Pening.

“Ini dikembangkan sejak 2025 dan saat ini produksinya telah mencapai 25 ton per bulan,” ujarnya.

Kascing merupakan pupuk organik yang dinilai ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesuburan tanah. Produk ini bahkan menarik perhatian dua lembaga penelitian dari Jepang dan satu dari Amerika Serikat yang datang langsung ke Desa Manggihan untuk melakukan studi.

Sementara itu, anggota Kelompok Wira Tani Produktif, Sudiyono (57), menjelaskan proses pembuatan kascing relatif sederhana. Pupuk kandang terlebih dahulu disemai dengan bibit cacing, kemudian disiram secara rutin untuk menjaga kelembapan.

“Seminggu sebelum diayak, penyiraman dihentikan agar media lebih kering. Setelah itu diayak untuk memisahkan bagian halus,” jelasnya.

Kascing yang telah halus kemudian dikemas dalam karung ukuran 25 kilogram dan plastik lima kilogram sebelum dipasarkan. Menurutnya, penggunaan cacing membantu mempercepat proses penguraian sehingga menghasilkan pupuk berkualitas tinggi tanpa bahan kimia.

“Kascing ini murni organik dan sangat baik untuk tanaman hias, sayuran, maupun tanaman lainnya,” ungkapnya.

Pemasaran kascing Desa Manggihan tidak hanya menjangkau pasar lokal seperti Salatiga, Boyolali, dan Purworejo, tetapi juga telah merambah berbagai daerah di luar Pulau Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

“Kalau beli langsung ke sini, harga per kilogramnya Rp1.000. Kalau ke luar daerah ya menyesuaikan biaya distribusi,” jelasnya.

Meski mendapat tawaran kerja sama pelatihan dari peneliti Jepang, Sudiyono mengakui kelompoknya belum siap memenuhi permintaan tersebut.

“Ada harapan dari peneliti Jepang agar kami bisa memberikan pelatihan di sana selama satu bulan, namun saat ini kami belum siap,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta