[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan ribu jamaah menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Haul Akbar para masyayikh Al Fithrah yang digelar Jamaah Al Khidmah di halaman Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Jalan Prof Soeharso No. 99, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang, pada Ahad (10/8/2025).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Jamaah Padati Haul Akbar dan Maulidurrasul di Pesantren Al Fithrah Semarang

Ribuan Jamaah Padati Haul Akbar dan Maulidurrasul di Pesantren Al Fithrah Semarang

Ribuan Jamaah Padati Haul Akbar dan Maulidurrasul di Pesantren Al Fithrah Semarang

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Lautan manusia memadati halaman Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah di Jalan Prof Soeharso No. 99, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang, Ahad (10/8/2025). Puluhan ribu jamaah dari berbagai penjuru daerah hadir untuk mengikuti Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Haul Akbar para masyayikh Al Fithrah yang digelar oleh Jamaah Al Khidmah.

Sejak pagi buta, arus jamaah dari arah timur, barat, utara, dan selatan mengalir menuju kompleks pesantren. Mereka datang dengan bus rombongan, mobil pribadi, bahkan sepeda motor, mengenakan pakaian putih dan berbalut sorban, sementara ibu-ibu tampak membawa kitab manaqib dan tasbih. Aroma minyak wangi khas majelis dzikir memenuhi udara.

Acara diawali dengan lantunan manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani yang dibaca secara khusyuk oleh para jamaah. Irama bacaan yang mendayu memantul di antara tenda-tenda besar yang dipasang untuk menampung ribuan peserta. Sesekali terdengar gumaman dzikir yang menyatu dengan suasana teduh pagi itu.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang diwakili oleh Plt Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jateng Gunawan Sudharsono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jamaah yang hadir. Ia menjelaskan bahwa pemerintah provinsi tengah menjalankan program unggulan Pesantren Obah.

“Pesantren Obah adalah program prioritas untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di pesantren. Ada beasiswa santri ke luar negeri, insentif untuk penghafal Al-Qur’an dan guru agama, hingga bantuan sarana ibadah,” ungkap Gunawan.

Menurutnya, pembangunan Jawa Tengah yang luasnya luar biasa dan berpenduduk 32 juta jiwa memerlukan kerja sama semua pihak.

“Kita tidak butuh superman, tetapi super team. Butuh kolaborasi, keroyokan bersama, dan pesantren adalah salah satu pusat kekuatan umat yang bisa menjadi motor penggeraknya,” tambahnya.

Ketua PW Jamaah Al Khidmah Jateng, H Amir Mahmud, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya haul ini.

Ia menegaskan bahwa kelanggengan Haul Akbar tidak lepas dari arahan dan motivasi pimpinan pusat tarekat, yang selalu memberikan panduan demi keberkahan acara.

Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh Habib Jindan bin Novel. Dalam ceramahnya, ia mengutip ayat Al-Qur’an yang memerintahkan umat untuk mengikuti jalan orang-orang yang selalu inabah (kembali kepada Allah) dan ahlil khusyuk.

“Itulah jalan yang ditempuh para guru kita, seperti Kiai Usman, Kiai Asrori, yang mengikuti jejak Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, para auliya, para shalihin, hingga jalannya Nabi Muhammad SAW,” terangnya.

Allah Ta’ala di dalam Al-Qur’an, dijelaskan bagaimana menanam di dalam hati kita, di dalam hati umat Islam untuk mengidolakan mencintai mengagungkan para kekasih-kekasih Allah sehingga di dalam Al-Qur’an penuh dengan sebutan para kekasih Allah.

Sehingga Allah ta’ala menyatakan di dalam Alquran, Al-Kahf 12:

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَاَهُمْ بِالْحَقِّۗ

naḫnu naqushshu ‘alaika naba’ahum bil-ḫaqq

Artinya: Kami menceritakan kepadamu (Nabi Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya.

Dalam Shahih Bukhari pun banyak bab khusus tentang manaqib, mulai dari Hasan dan Husain, Abdullah bin Abbas, hingga para sahabat Anshar.

Habib Jindan menekankan pentingnya sanad dalam meriwayatkan kisah para wali. “Sanad adalah bagian dari agama. Tanpa sanad, orang bisa bicara semaunya. Ceritakan manaqib berdasarkan sumber yang jelas, dari siapa kita mendengar, kepada siapa disandarkan, dan jangan pernah mengarang,” pesannya. (did)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana