URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puncak gelaran Saloka Fest 2024 Day 2 di Saloka Theme Park, Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu malam (23/6/2024) berakhir dengan penampilan Sheila On 7 yang disambut antusiasme tinggi dari penonton, terutama kaum hawa. Tiket terjual lebih dari 8.000, dan masih banyak yang membeli tiket on the spot, menurut Media Relation Saloka Theme Park Semarang, Sandra Lutfi Afifah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Saloka Fest 2024, Penampilan Sheila On 7 Hipnotis Ribuan Penonton Kaum Hawa

Saloka Fest 2024, Penampilan Sheila On 7 Hipnotis Ribuan Penonton Kaum Hawa

Saloka Fest 2024, Penampilan Sheila On 7 Hipnotis Ribuan Penonton Kaum Hawa

Puncak gelaran Saloka Fest 2024 Day 2 di Saloka Theme Park, Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu malam (23/6/2024) berakhir dengan penampilan Sheila On 7 yang disambut antusiasme tinggi dari penonton, terutama kaum hawa. Tiket terjual lebih dari 8.000, dan masih banyak yang membeli tiket on the spot, menurut Media Relation Saloka Theme Park Semarang, Sandra Lutfi Afifah.
Foto Arief Rasika
Penampilan Sheila On 7 saat tampil di Saloka Fest 2024.
featured-img

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Puncak gelaran Saloka Fest 2024 Day 2 di area lapangan Ijo Royo-royo, Saloka Theme Park, Tuntang, Kabupaten Semarang pada Minggu (23/6/2024) malam berakhir dengan penampilan Grup band Sheila On 7.

Penampilan grup musik asal Yogyakarta tersebut disambut antusiasme tinggi dari penonton, khususnya kaum hawa.

“Untuk Saloka Fest 2024 Day 2 tiket sudah terjual lebih dari 8.000. bahkan jumlah ini bisa lebih masih ada yang membeli tiket on the spot (di tempat).” ujar Media Relation Saloka Theme Park Semarang, Sandra Lutfi Afifah.

Pantauan rasikafm.com, Sheila On 7 mulai naik panggung sekira pukul 22.22. membawkan 12 lagu lagunya dengan lagu pembuka Film Fav, disusul kemudian JAP, Berai, Kita, Betapa, Sephia, Hingga Lanjut Usia, Lapang Dada, Hari Bersamanya, Melompat Lebih Tinggi dan Seberapa Pantas serta penutup Bait Pertama.

Sebelumnya, ada penampilan dari Parade Hujan (dahulu Payung Teduh) yang dimulai pada pukul 20.35 dan Fourtwnty pukul 19.25.

Sebagai informasi, pada hari sebelumnya atau Saloka Fest 2024 Day 1, panggung dimeriahkan oleh Denny Caknan dan Guyon Waton.

Kehadiran Saloka Fest 2024 ini sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Saloka Theme Park yang ke 5 tepat pada tanggal 22 Juni 2024. Ditandai dengan prosesi potong tumpeng di atas panggung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistiyowati yang kemudian diberikan kepada David Santoso Prasetyo, CEO Saloka Theme Park.

“Saloka Fest tahun ini sangat berkesan dengan jumlah penonton 12.000 orang yang memadati area Lapangan Ijo Royo-Royo. Selain itu, ada juga rangkaian acara Saloka Fest yang juga menjadi pembuka liburan sekolah yaitu J+ Art Awards, sebuah pameran seni pertama kelas internasional di sebuah theme park,” Ungkap Haryo Priambodo, Marketing and Partnership Saloka Theme Park.

Sheila On 7 saat tampil di Panggung

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target