URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jalan Tol Semarang - Solo (Semsol) yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) menawarkan penghematan waktu perjalanan hingga 50%. Jalan tol ini menjadi urat nadi transportasi Jalur Trans Jawa dan penggerak ekonomi di daerah Semarang dan sekitarnya. Dengan 5 gerbang tol dan 5 lokasi rest area, pengguna jalan diminta untuk memastikan kondisi kendaraan, saldo uang elektronik, dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sebagai Jalur Penghubung Menuju Wilayah Jawa Tengah, Jalan Tol Semarang – Solo Percepat Waktu Perjalanan

Sebagai Jalur Penghubung Menuju Wilayah Jawa Tengah, Jalan Tol Semarang – Solo Percepat Waktu Perjalanan

Sebagai Jalur Penghubung Menuju Wilayah Jawa Tengah, Jalan Tol Semarang – Solo Percepat Waktu Perjalanan

Foto: Dok
featured-img

Jalan Tol Semarang – Solo (Semsol) yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) hadir sebagai jalan pilihan menuju Wilayah Jawa Tengah. Jalan tol ini selain sebagai penghubung juga dinilai mampu memangkas waktu tempuh perjalanan di wilayah Jawa Tengah.

Sebagai simulasi, perjalanan dari Semarang menuju Kawan Industri Bawen melalui jalur arteri menempuh waktu sekitar 60 menit pada kondisi normal. Sedangkan jika melalui Jalan Tol Semarang – Solo hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit atau dapat menghemat waktu perjalanan sekitar 50%.

Jalan Tol Semarang – Solo ini menjadi urat nadi transportasi Jalur Trans Jawa sekaligus menjadi jalur penggerak ekonomi di daerah Semarang dan sekitarnya. Berdasarkan data volume lalu lintas kendaraan pada bulan September 2023 tercatat sebanyak 57.971 kendaraan per hari melintas di Jalan Tol Semarang – Solo atau meningkat 7,4% jika dibandingkan dengan lalu lintas harian pada bulan yang sama di tahun sebelumya sebesar 53.965 kendaraan per hari.

Jalan Tol Semarang – Solo yang membentang sejauh 72,64 Km ini mulai beroperasi sejak tahun 2010. Jalan tol ini mempunyai 5 gerbang tol sebagai pintu masuk menuju Kawasan Segitiga Emas (Semarang, Solo, Jogja) dan sekitarnya. Kelima gerbang tol tersebut yaitu Gerbang Tol (GT) Banyumanik, GT Ungaran, GT Bawen, GT Salatiga, dan GT Boyolali. Seluruh gerbang tol tersebut menggunakan sistem transaksi tertutup non tunai yang terintegrasi dengan Ruas Jalan Tol Trans Jawa. Jalan tol ini hanya mempunyai 4 simpang susun yaitu Simpang Susun Ungaran, Bawen, Salatiga dan Bawen.

Selain itu, Jalan Tol Semarang – Solo ini memiliki 5 lokasi rest area baik Tipe A maupun B sebagai tempat beristirahat bagi pengguna jalan. Rest Area Tipe A yaitu rest area di KM 429 A, 456 A, 487 A yang memiliki fasilitas toilet gratis untuk pria, wanita dan difabel, tempat parkir gratis untuk kendaraan besar dan kecil, tempat ibadah, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) / Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta tempat kuliner dan tenant Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lengkap. Sedangkan untuk Tipe B terdapat di Rest Area KM 456 B dan KM 487 B dengan fasilitas toilet gratis untuk pria, wanita dan difabel, tempat parkir gratis untuk kendaraan besar dan kecil, tempat ibadah, serta tempat kuliner dan tenant Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

PT Trans Marga Jateng mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol.

Informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 4.1 (red/hrs)

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting