URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menggelar kegiatan Temu Pelanggan Tahun 2022 untuk mendapatkan masukan dan menggali aspirasi dari para stakeholder, khususnya para pengguna jalan tol, Jumat (16/12/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Serap Aspirasi Pengguna Tol, PT JTT Gelar Temu Pelanggan Wilayah Trans Jawa Tahun 2022

Serap Aspirasi Pengguna Tol, PT JTT Gelar Temu Pelanggan Wilayah Trans Jawa Tahun 2022

Serap Aspirasi Pengguna Tol, PT JTT Gelar Temu Pelanggan Wilayah Trans Jawa Tahun 2022

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menggelar kegiatan Temu Pelanggan Tahun 2022 untuk mendapatkan masukan dan menggali aspirasi dari para stakeholder, khususnya para pengguna jalan tol, Jumat (16/12/2022).

Berlokasi di Gedung Serba Guna PT Jasamarga Semarang Batang, kegiatan Temu Pelanggan ini dilaksanakan secara hybrid dengan membagi 3 Cluster yaitu offline di Cluster Jawa Tengah dan secara online melalui Zoom untuk Cluster Jawa Barat dan Jawa Timur agar dapat menjangkau seluruh stakeholder yang tersebar di wilayah jalan tol yang dikelola oleh PT JTT.

Acara ini dikemas dalam kegiatan Gathering dan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema yang berjudul “Peningkatan Layanan Jalan Tol Trans Jawa untuk Mendukung Ekonomi Berkerlanjutan”, melibatkan beberapa komunitas, media dan netizen yang tersebar di seluruh wilayah Trans Jawa.

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai bidang, yaitu Plh. Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin, Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin, dan Pengamat Transportasi Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno. Hal tersebut bertujuan agar peserta yang hadir bisa mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan dari para narasumber mengenai peningkatan layanan jalan tol untuk mendukung ekonomi berkelanjutan setelah masa Pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT JTT Rudi Kurniadi menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya acara pada hari ini. Acara ini merupakan upaya PT JTT untuk dapat memperbaiki dan meningkatkan pelayanan pengguna jalan.

“Tentunya kami butuh saran dan masukan serta kritik yang membangun agar ruas tol transjawa terus dapat memberkan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Dijelaskan Rudi, PT JTT memiliki 13 ruas tol, mulai Cikampek hingga Pasuruan dengan total panjang 676 kilometer. Dari sisi panjang jalan tol memang menghubungkan kota-kota provinsi dan kota besar lainnya di pulau Jawa yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Kita tahu bahwa pulau Jawa adalah pulau terpadat di Indonesia. Infrastruktur jalan tol diharapkan memiliki kemanfaatan ekonomi yang besar terutama untuk meningkatkan mobilitas pengguna moda transportasi yang nyaman dan cepat,” ungkapnya.

Dikatakan lebih jauh, pihaknya berupaya mempertahankan kinerja dan layanan yakni dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), peningkatan kualitas jalan, dan inovasi pelayanan salah satunya dengan aplikasi Travoy.

“Untuk keberlanjutan, kami tetap membutuhkan dukungan dari para konsumen,” imbuhnya.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dari unsur akademisi Eka Pria Anas yang hadir secara daring menegaskan pentingnya acara ini. Selain untuk mendapatkan masukan dan aspirasi terkait pelayanan jalan tol, acara ini juga bertujuan untuk membantu PT JTT dalam meningkatkan mutu pelayanan.

“Tentunya kami ingin menjalin hubungan silaturahmi terhadap para pemakai jalan, memberi informasi dan pengetahuan mengenai upaya perusahaan dalam meningkatan layanan jalan tol untuk mendukung ekonomi berkelanjutan,” bebernya.

Di sisi lain, ditambahkan oleh Eka kampanye aksi keselamatan di jalan tol juga perlu digalakkan. Caranya adalah dengan gerakan lima SETUJU, yakni setuju bahwa keselamatan nomor satu, setuju tertib berkendara, setuju tertib berkecepatan, setuju turunkan fatalitas dan kecelakaan, dan setuju tertib zero over dimension over loading (odol).

Sementara Pengamat Transportasi Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno menyampaikan adanya ruas tol transjawa ini seluruh ibukota provinsi terhubung. Hal itu tentu memiliki dampak positif yang luar biasa, terutama dalam memangkas 50 persen waktu perjalanan.

“Saya banyak aktivitas di Jakarta. Dulu bisa makan waktu 12 jam, sekarang cukup 5 jam,” terangnya.

Kemudian, dampak positif yang lain adalah keterlibatan UMKM sebagai tenant di rest area. Jika dahulu UMKM lokal terkesan ditinggalkan, maka saat ini tidak demikian.

“Artinya bisa ikut usaha di jalan tol,” ujarnya. (win)

 

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan...
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini...
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Arah Baru Modernisasi Armada Trans Semarang
Pemerintah Kota Semarang melalui UPTD BLU Trans Semarang mempercepat peremajaan 132 armada transportasi publik secara bertahap hingga Desember 2026. Program ini mencakup pengadaan bus baru dan pengoperasian...
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Muat Lebih

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting