RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sidak Pelayanan RSUD, Robby Kecewa Adanya Antrian Panjang

Sidak Pelayanan RSUD, Robby Kecewa Adanya Antrian Panjang

Sidak Pelayanan RSUD, Robby Kecewa Adanya Antrian Panjang

Wali kota Salatiga saat cek di RSUD

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan secara diam-diam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Salatiga, MPP Salatiga dan Dukcapil Salatiga, Rabu (9/4/25). Sidak tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana pelayanan secara nyata yang dilaksanakan oleh petugas sehari-hari. Tanpa mengajak satupun pejabat Pemkot, Robby hanya ditemani oleh ajudan dan tim dokumentasi.

Dalam sidak pertama di RSUD Salatiga, Robby menemukan banyak hal yang memerlukan perbaikan. Secara umum berdasar wawancara langsung yang dilakukannya kepada pasien, pelayanan dan keramahan petugas sudah cukup baik. Namun secara sistem pelayanan, masih terjadi antrian yang cukup panjang.

Antrian untuk pendaftaran mencapai 2 jam, antrian di poliklinik bisa mencapai 3 jam. Hal ini disebabkan selain jumlah pasien yang memang sangat banyak, dipengaruhi juga sistem aplikasi yang kadang terkendala (lemot). Antrian panjang juga ditemukan di pengambilan obat. Menurut petugas, antrian disebabkan ratusan resep yang masuk secara bersamaan, sementara petugas di bagian resep terbatas. Sementara di poli anak, Robby menemukan alat mesin USG sudah tidak layak karena usia dan teknologinya sudah usang.

“Yang jadi masalah yang harus segera diperbaiki adalah waktu tunggunya terlalu panjang. Ada yang sampai 6 jam belum terlayani, ada yang 2 jam belum mendapatkan nomor urut, tolong diperbaiki lagi sistem nya supaya pasien tidak menumpuk lama. Perlu dibuat sistem cluster kedatangan pasien supaya tidak menumpuk,” ujarnya.

“Ini tantangan bagi kita semua, walikota maupun manajemen rumah sakit untuk memperbaiki kualitas waktu tunggu. Fasilitas juga harus diperbarui, seperti alat USG tadi sudah sangat usang. RSUD menjadi rujukan bagi pasien ibu hamil, jadi harus dilengkapi peralatan yang canggih. Untuk perawat saya tekankan pentingnya service excellent. Salam, senyum, sapa harus selalu digalakkan. Kedepan saya ingin rumah sakit ini menjadi kebanggaan bagi kota Salatiga. Saya ingin di tahun 2045 rumah sakit ini sudah berstandar internasional,” tambahnya.

Direktur RSUD Salatiga, dr. Riani Isyana Pramasanthi, mengatakan siap menindaklanjuti semua arahan dari Wali Kota. “Segera akan kami laporkan tindak lanjut dari solusi permasalahan yang ada. Sudah ada rencana-rencana untuk perbaikan. Untuk tenaga medis, sesuai ABK memang kami mengalami kekurangan,” ujarnya.

Setelah selesai sidak di RSUD, Robby dan tim melanjutkan sidak ke Gedung MPP dan Dukcapil yang berada dalam 1 lokasi di Jalan Pemuda Salatiga. Namun karena kedatangannya pada jam ishoma sehingga banyak stand pelayanan di MPP yang tidak ada petugasnya. Sementara di Dukcapil, diterapkan sistem shift sehingga tidak ada jam pelayanan yang terpotong waktu ishoma. Robby mendapati pelayanan di Dukcapil sudah cukup baik.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis