URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang dan forkopimda terus memantau ketersediaan kepokmas di pasar tradisional dan modern untuk menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan. Meskipun stok Minyakita kosong, harga bahan pokok masih stabil, dan Pemkab Semarang siap mengambil langkah khusus jika terjadi kenaikan harga yang signifikan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sidak Toko Modern di Ungaran, Bupati Semarang Tak Temukan MinyaKita

Sidak Toko Modern di Ungaran, Bupati Semarang Tak Temukan MinyaKita

Sidak Toko Modern di Ungaran, Bupati Semarang Tak Temukan MinyaKita

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dan jajaran forkopimda terus melakukan pemantauan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas), baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Selain untuk menjamin stok, hal itu juga dimaksudkan agar harga tetap stabil. Terlebih menjelang bulan ramadan yang sebentar lagi tiba.

Saat melakukan pantauan di toko swalayan Luwes Ungaran pada Kamis (23/2/2023), Bupati Semarang Ngesti Nugraha tak menemukan stok minyak goreng bersubsidi merek Minyakita.

“Setelah kami tanyakan, ternyata memang stoknya kosong. Jadi belum ada pengiriman lagi. Untuk pasar tradisional nanti juga akan kami cek,” ungkap Ngesti.

Dijelaskan Ngesti meski stok MinyaKita kosong, minyak goreng kemasan merek lain masih tersedia cukup banyak dengan harga relatif stabil.

“Insyaallah persediaan masih cukup hingga bulan ramadan nanti,” ujarnya.

Ngesti memastikan Pemkab Semarang akan mengambil langkah khusus jika terjadi kenaikan harga bahan pokok terutama beras dan minyak goreng. Menurutnya, ketersediaan barang menjadi prioritas untuk dijaga disamping harga yang stabil.

“Seandainya ada kenaikan yang signifikan Kami akan mengambil langkah-langkah khusus dalam rangka stabilisasi harga,” bebernya.

Sementara Kepala Bidang Perdagangan Diskumperindag Kabupaten Semarang Widada Mutiara menjelaskan saat ini harga Minyakita di pasaran mencapai Rp16 ribu per liter. Sedangkan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah Rp14 ribu.

“Sampai saat ini memang belum ada pengiriman lagi (MinyaKita), terakhir Senin (20/2/2023) kemarin,” paparnya.

Pihaknya terus mengajukan permintaan ke Dinas Perdagangan Provinsi guna menjaga stabilitas harga. Rencananya akan dilakukan operasi pasar di Bandarjo, Karangjati, Babadan dan Pasar Projo Ambarawa untuk menekan harga.

“Pada prinsipnya kami akan menjaga stabilitas harga kepokmas menjelang ramadan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

INFOGRAFIS

TERKINI

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Pemerintah memastikan skema insentif Rp5 juta untuk pembelian motor listrik semakin dekat diterapkan setelah Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan menyelesaikan koordinasi aturan, dengan Peraturan...
Muat Lebih

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia