URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Proyek-proyek hasil pembangunan di Kabupaten Semarang Tahun Anggaran (TA) 2022 rampung dikerjakan. Bertempat di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Leyangan, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, proyek tersebut diresmikan secara simbolis dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Selasa (7/3/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

TA 2022 Berakhir, Proyek Hasil Pembangunan di Kabupaten Semarang Rampung

TA 2022 Berakhir, Proyek Hasil Pembangunan di Kabupaten Semarang Rampung

TA 2022 Berakhir, Proyek Hasil Pembangunan di Kabupaten Semarang Rampung

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Proyek-proyek hasil pembangunan di Kabupaten Semarang Tahun Anggaran (TA) 2022 rampung dikerjakan. Bertempat di Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Leyangan, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, proyek tersebut diresmikan secara simbolis dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Selasa (7/3/2023).

Dijelaskan Ngesti, pada kegiatan kali ini terdapat tujuh proyek yang diresmikan di samping sejumlah proyek lain yang telah rampung dikerjakan. Ketujuh proyek itu antara lain pembangunan jembatan Jagir Desa Kedungringin Kecamatan Susukan, jembatan Desa Ngasinan Kecamatan Susukan, RTHP Leyangan, Pringapus, dan Ungaran Barat, gedung unit produksi kopi Kecamatan Jambu, serta gedung klinik pratama PMI Kabupaten Semarang.

“Jadi kegiatan hari ini peresmian proyek-proyek Kabupaten Semarang TA 2022 dengan total anggaran Rp 327 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Semarang, APBD Provinsi Jawa Tengah, dan Dana Alokasi Khusus (DAK),” ungkapnya.

Diterangkan Ngesti, terdapat proyek lain yang beberapa waktu lalu diresmikan oleh Wakil Presiden RI yakni Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi UMKM (PLUT KUMKM) serta Mal Pelayanan Publik (MPP) di Tuntang.

“Saat ini kalau mau mengurus perizinan cukup di satu tempat yakni di MPP. Kemudian PLUT KUMKM juga menyediakan pelatihan dan pemasaran produk UMKM, agar nanti UMKM di Kabupaten Semarang bisa naik kelas,” urainya.

Kemudian proyek yang lain, lanjut Ngesti, adalah pembangunan ruas jalan penghubung Desa Jetis – Papringan di Kecamatan Kaliwungu dengan nilai anggaran Rp 18 miliar. Termasuk dalam rangka mendukung pertanian ada jalan usaha tani, jaringan irigasi tersier, jalan antar desa, jalan lingkungan, dan bantuan-bantuan lainnya.

“Kami juga mengakui bahwa masih banyak kekurangan karena keterbatasan anggaran. Tentunya dalam rangka membangun Kabupaten Semarang secara bertahap harus bersama-sama gotong royong dan saling mendukung,” sambungnya.

Ngesti berharap semoga proyek pembangunan ini memberikan manfaat yang besar bagi kepentingan yang lebih luas, terutama dalam upaya untuk meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten semarang, sehingga dapat mewujudkan visi dan misi “Bersama Membangun Kabupaten Semarang Secara Berdikari (Bersatu Berdaulat Berkepribadian Sejahtera dan Mandiri).

“Selanjutnya agar semua yang sudah dihasilkan ini, hendaknya ditindaklanjuti dengan langkah-langkah yang nyata, dalam rangka memanfaatkan secara optimal prasarana tersebut, sehingga mampu menumbuhkan kegiatan-kegiatan pembangunan di bidang lainnya,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved