URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kirab Budaya Merti Dusun Gedanganak 2025 di Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Minggu, 12 Oktober 2025, menampilkan aksi unik warga RT 04 RW 01 dengan kostum jadul era 80-an. Ide ini muncul untuk menghadirkan nuansa nostalgia dan keceriaan melalui busana serta musik lawas dalam tradisi tahunan desa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tampil Nyentrik, Kostum Jadul Meriahkan Kirab Budaya Gedanganak Ungaran

Tampil Nyentrik, Kostum Jadul Meriahkan Kirab Budaya Gedanganak Ungaran

Tampil Nyentrik, Kostum Jadul Meriahkan Kirab Budaya Gedanganak Ungaran

featured-img

UNGARAN – Ada yang berbeda dalam gelaran Kirab Budaya Merti Dusun Gedanganak 2025 di Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang digelar pada Minggu (12/10). Di antara para peserta yang mengenakan pakaian adat dan menampilkan tarian tradisional, warga RT 04 RW 01 justru tampil paling mencuri perhatian dengan kostum jadul khas era 80-an.

Dengan celana cutbray, kemeja kotak-kotak, syal bermotif khas, topi fedora, dan kacamata hitam besar, kontingen RT 04 sukses menjadi sorotan di sepanjang jalur kirab. Gaya mereka yang nyentrik seolah membawa penonton “melompat” ke masa lalu. Banyak warga yang tersenyum dan bernostalgia, menikmati suasana lawas yang kembali dihadirkan di tengah kemeriahan budaya tahunan itu. Aksi mereka semakin hidup dengan iringan lagu-lagu dangdut lawas yang menggema sepanjang rute kirab.

Ketua RT 04, Gunawan, mengatakan ide tersebut muncul dari keinginan warga untuk tampil berbeda sekaligus menghadirkan nuansa segar di tengah kirab yang sudah menjadi tradisi tahunan.

“Kami ingin mengajak semua penonton tersenyum. Bagi yang sudah berumur, ini nostalgia masa muda. Bagi yang muda, ini cara mengenal gaya orang tua mereka dulu,” ujar Gunawan.

Ia menambahkan, persiapan penampilan dilakukan selama dua minggu berburu pakaian lama dari koleksi pribadi, sementara yang lain memodifikasi baju agar tampil lebih autentik.

“Pokoknya harus mirip zaman dulu. Kalau perlu, kami tambal-tambal supaya makin jadul,” canda Gunawan.

Kreativitas warga RT 04 ini menjadi salah satu penampilan paling unik dan menghibur di Kirab Budaya Gedanganak tahun ini. Mereka tidak hanya menampilkan busana, tetapi juga menghadirkan vibe nostalgia yang menghangatkan hati penonton.

Sebagai informasi, Kirab Budaya Merti Dusun Gedanganak merupakan agenda tahunan warga sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya melestarikan tradisi lokal. Tahun ini, puluhan kontingen dari berbagai RT turut berpartisipasi dengan menampilkan beragam tema budaya dan kreasi khas masing-masing.

Dan di antara kemeriahan itu, penampilan jadul warga RT 04 terasa paling membekas. Mereka menunjukkan bahwa melestarikan tradisi tidak harus kaku, justru bisa dilakukan dengan cara yang unik dan menyenangkan sambil membangkitkan kenangan manis masa lalu. Kirab ini sekali lagi menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan rasa syukur warga Gedanganak. (ben)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"