URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tidak Kalah Dengan Luar Negeri, Salatiga Kini Tampil Lebih Keren, Layak Dijadikan Destinasi Wisata

Tidak Kalah Dengan Luar Negeri, Salatiga Kini Tampil Lebih Keren, Layak Dijadikan Destinasi Wisata

Tidak Kalah Dengan Luar Negeri, Salatiga Kini Tampil Lebih Keren, Layak Dijadikan Destinasi Wisata

Foto Arief Rasika
Seminar Genposting bertema "Optimalisasi Promosi Pariwisata Salatiga Melalui Media Sosial", di Hotel Wahid, Jum'at (25/8/2323).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Hal ini ditegaskan langsung oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kemenkominfo, Septriana Tangkary, dalam Seminar Genposting bertema “Optimalisasi Promosi Pariwisata Salatiga Melalui Media Sosial”, di Hotel Wahid, Jum’at (25/8/2323).

Menurutnya saat ini Pemerintah berkomitmen mengajak masyarakat Salatiga untuk lebih mengembangkan pariwisata. Termasuk di kota Salatiga.

Dalam kegiatan yang diinisiasi Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim bersama Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo itu sekaligus sebagai upaya komunikasi publik terkait Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia.

Wanita berhijab ini mengungkapkan, Medsos saat ini di Indonesia sebagai sebuah sarana jitu menumbuhkan dan meningkatkan kekayaan pariwisata Indonesia.

“Generasi milenial yang mendominasi medsos saat ini, diyakini mampu menggerakkan masyarakat untuk berwisata di Indonesia saja. Untuk itu, sasaran kami adalah anak muda sejalan dengan tema saat ini, “Optimalisasi Promosi Pariwisata Salatiga Melalui Media Sosial”,” ungkap dia.

Septriana Tangkary pun mengajak semua pihak mempercepat pembangunan ekosistem, infrastruktur teknologi dan komunikasi hingga di daerah-daerah terpencil.

Karena memang, rencana pembangunan nasional menuju digital society saat ini menjadi fokus utama.

Dilatarbelakangi sektor pariwisata yang memiliki peranan penting sebagai salah satu sumber bagi penerimaan devisa, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan produktivitas suatu negara, kegiatan melibatkan puluhan anak muda Salatiga berbagai unsur terlaksana.

Melalui program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), disebutkan Septriana Tangkary menjadi agenda besar Pemerintah RI sebagai gerakan agar dapat mendorong minat dan kebanggaan masyarakat Indonesia untuk berwisata di dalam negeri sesuai dengan arahan Presiden pada 29 September 2022.

BBWI sendiri adalah merupakan program yang berdampingan dengan program Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Target dari gerakan BBWI pada sektor pariwisata adalah dapat mendorong mobilitas wisatawan nusantara sebesar 1,4 miliar pergerakan,” katanya.

Upaya meningkatkan kunjungan destinasi wisata di Indonesia sebagai tujuan pergerakan wisatawan nusantara, diharapkan juga dapat menghasilkan pendapatan pariwisata senilai Rp 3.281 triliun atau setara 18% PDB nominal.

Melalui peningkatan jumlah kunjungan ke suatu daerah, harapannya permintaan produk/jasa lokal pun meningkat.

“Dengan kata lain, gerakan BBWI ditujukan untuk menggerakkan masyarakat dengan program liburan #DiIndonesiaAja sambil juga memacu geliat perekonomian daerah,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menerangkan, sasaran program BBWI adalah kelompok masyarakat berpengeluaran menuju menengah-atas, usia muda dewasa 15—59 tahun (gen Z dan milenial).

Kedua kelompok tersebut diyakininya, mendominasi pangsa pasar wisatawan nusantara. Untuk penguatan atraksi yang mendorong mobilitas masyarakat berwisata, Pemerintah bekerja sama dengan pelaku usaha, asosiasi dan komunitas akan mengembangkan atraksi berbasis seasonal olahraga, musik, kuliner dan festival unik daerah.

Dukungan gerakan program BBWI memerlukan peran aktif dari seluruh entitas pendukung. “Pemerintah daerah diharapkan dapat turut aktif memperomosikan pariwisata lokal secara intensif, salah satunya Kota Salatiga, karena saya melihat saat ini Salatiga sudah mulai mengeliat, mirip wisata diluar negeri” pungkasnya.

Direktur IKPM Kemenkominfo, Septriana Tangkary Saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan