KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tren Perang Sarung Bulan Ramadan, Remaja di Salatiga Alami Luka

Tren Perang Sarung Bulan Ramadan, Remaja di Salatiga Alami Luka

Tren Perang Sarung Bulan Ramadan, Remaja di Salatiga Alami Luka

Petugas mengevakuasi korban Perang sarung

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polsek Argomulyo bersama personel gabungan Polres Salatiga mendatangi lokasi kejadian dugaan penganiayaan yang terjadi di Jalan Mertani, Tegalrejo, Argomulyo, tepatnya di depan Kantor PPAT Mubarok Sabdo, Kamis dini hari.

Kapolsek Argomulyo, AKP Azis menjelaskan personel yang terlibat dalam penanganan awal antara lain Pamapta Polres Salatiga, Piket Reskrim dan Intelkam Polres Salatiga, Piket Zona Samapta, Piket Bigbond Polsek Argomulyo, serta Piket Reskrim Polsek Argomulyo. Korban diketahui berinisial H (14), seorang pelajar, warga Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga. Korban mengalami luka pada bagian mulut dan kepala akibat dugaan pengeroyokan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula ketika terdengar suara letusan kembang api. Saat saksi keluar rumah, mendapati korban sedang dikeroyok oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang. Para pelaku diduga melakukan pemukulan menggunakan sarung, helm, serta menyalakan kembang api. Setelah saksi berteriak untuk melerai, kelompok tersebut langsung melarikan diri dari lokasi.

Salah satu terduga pelaku yang telah teridentifikasi berinisial H.S. (24), warga Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya.

Tindakan kepolisian yang telah dilakukan antara lain, melaksanakan cek dan olah TKP tambahan, melakukan wawancara terhadap korban dan saksi-saksi; mengumpulkan bahan keterangan di sekitar lokasi, melakukan evakuasi korban serta berkoordinasi dengan PMI Kota Salatiga untuk penanganan medis.

Kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur, guna mencegah aksi “perang sarung” yang berpotensi menimbulkan korban luka maupun gangguan kamtibmas.

Situasi di lokasi kejadian saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Proses penyelidikan dan penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional dan proporsional demi menjaga keamanan masyarakat Kota Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]