URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polsek Argomulyo bersama personel Polres Salatiga menangani dugaan pengeroyokan pelajar di Jalan Mertani, Tegalrejo, Salatiga, Kamis dini hari. Korban berinisial H (14) terluka akibat serangan sekitar 15 orang. Polisi melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan penyelidikan guna menjaga kamtibmas tetap kondusif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tren Perang Sarung Bulan Ramadan, Remaja di Salatiga Alami Luka

Tren Perang Sarung Bulan Ramadan, Remaja di Salatiga Alami Luka

Tren Perang Sarung Bulan Ramadan, Remaja di Salatiga Alami Luka

Petugas mengevakuasi korban Perang sarung
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polsek Argomulyo bersama personel gabungan Polres Salatiga mendatangi lokasi kejadian dugaan penganiayaan yang terjadi di Jalan Mertani, Tegalrejo, Argomulyo, tepatnya di depan Kantor PPAT Mubarok Sabdo, Kamis dini hari.

Kapolsek Argomulyo, AKP Azis menjelaskan personel yang terlibat dalam penanganan awal antara lain Pamapta Polres Salatiga, Piket Reskrim dan Intelkam Polres Salatiga, Piket Zona Samapta, Piket Bigbond Polsek Argomulyo, serta Piket Reskrim Polsek Argomulyo. Korban diketahui berinisial H (14), seorang pelajar, warga Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga. Korban mengalami luka pada bagian mulut dan kepala akibat dugaan pengeroyokan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula ketika terdengar suara letusan kembang api. Saat saksi keluar rumah, mendapati korban sedang dikeroyok oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang. Para pelaku diduga melakukan pemukulan menggunakan sarung, helm, serta menyalakan kembang api. Setelah saksi berteriak untuk melerai, kelompok tersebut langsung melarikan diri dari lokasi.

Salah satu terduga pelaku yang telah teridentifikasi berinisial H.S. (24), warga Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya.

Tindakan kepolisian yang telah dilakukan antara lain, melaksanakan cek dan olah TKP tambahan, melakukan wawancara terhadap korban dan saksi-saksi; mengumpulkan bahan keterangan di sekitar lokasi, melakukan evakuasi korban serta berkoordinasi dengan PMI Kota Salatiga untuk penanganan medis.

Kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur, guna mencegah aksi “perang sarung” yang berpotensi menimbulkan korban luka maupun gangguan kamtibmas.

Situasi di lokasi kejadian saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Proses penyelidikan dan penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional dan proporsional demi menjaga keamanan masyarakat Kota Salatiga.

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung
Warga Dusun Gading, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengeluhkan dugaan pencemaran Kali Serang yang terjadi selama tiga hari terakhir hingga menyebabkan ikan lokal mati, air menimbulkan rasa gatal, dan bau menyengat tercium sampai permukiman warga, Selasa (19/5/2026). Warga bersama karang taruna menyisir aliran sungai sejauh sekitar 10 kilometer untuk menelusuri sumber limbah yang diduga dibuang pada waktu tertentu.
Diduga Tercemar Limbah, Ratusan Ikan Dewa di Kali Serang Tengaran Mati
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalur penyelamat Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (19/5/2026) malam. Insiden diduga dipicu gangguan pengereman pada kedua kendaraan hingga menyebabkan benturan di jalur penyelamat dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka, satu di antaranya luka berat.
Rem Blong, Dua Truk Tabrakan di Jalur Penyelamat JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab