URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Perhubungan resmi menghentikan uji coba penerapan sistem satu arah (SSA) di Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa, pada Jumat, 13 Juni 2025, setelah hasil dua kali evaluasi menunjukkan bahwa kondisi jalan tidak memungkinkan untuk diberlakukan sistem tersebut. Keputusan ini diambil oleh Kepala Dishub Tri Martono karena berbagai kendala teknis dan sosial, seperti masuknya sepeda motor ke permukiman warga, sempitnya jalur alternatif, serta dampak ekonomi terhadap usaha warga akibat ketiadaan lokasi parkir.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Dihentikan, Kembali ke Dua Arah

Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Dihentikan, Kembali ke Dua Arah

Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa Dihentikan, Kembali ke Dua Arah

SSA di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa dihentikan dan kembali menjadi dua arah, Jumat (13/6/2025). Foto: win
SSA di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa dihentikan dan kembali menjadi dua arah, Jumat (13/6/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Perhubungan resmi menghentikan uji coba penerapan sistem satu arah (SSA) di Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa. Keputusan tersebut diambil setelah dua kali evaluasi menunjukkan bahwa jalan tersebut tidak mendukung untuk diberlakukan SSA.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Tri Martono, menjelaskan beberapa kendala teknis dan sosial menjadi alasan utama dihentikannya uji coba tersebut.

“Berdasarkan evaluasi pertama dan kedua, Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa tidak memungkinkan untuk diterapkan satu arah,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).

Ia menyebutkan, salah satu persoalan utama adalah dampak SSA terhadap pengalihan sepeda motor ke jalur perkampungan. “Kalau satu arah, banyak sepeda motor yang masuk ke permukiman warga. Ini sangat mengganggu,” tambahnya.

Selain itu, jalur alternatif di sekitar kantor Pegadaian juga dinilai tidak layak karena terlalu sempit. Meski Dishub telah berupaya menyediakan jalur khusus sepeda motor, hasilnya tetap tidak efektif dan menyulitkan pengguna jalan. Dampak sosial dan ekonomi pun menjadi sorotan.

“Ada masukan dari masyarakat bahwa SSA bisa mematikan usaha, khususnya di sisi kiri jalan dari arah Bawen karena tidak ada lokasi parkir,” jelas Tri.

Dari sisi teknis, lebar Jalan Jenderal Sudirman yang hanya 11 meter juga menjadi kendala. Menurut Tri, dengan lebar tersebut, pengaturan lajur untuk kendaraan bermotor dan sepeda motor secara terpisah tidak memungkinkan, apalagi jika ditambah dengan kebutuhan parkir di sepanjang jalan.

“Ketika SSA diterapkan, hanya sisi kanan dari arah Palagan ke Bawen yang bisa digunakan untuk berhenti. Parkir jadi masalah tersendiri,” imbuhnya.

Dengan pertimbangan tersebut, mulai hari ini sistem lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman dikembalikan menjadi dua arah secara uji coba. Pembatas jalur sepeda motor juga digeser ke tengah, sembari menunggu hasil evaluasi lanjutan.

“Dua arah ini masih uji coba. Nanti akan dievaluasi lagi, termasuk apakah pembatas jalan perlu tetap dipasang atau cukup dengan marka jalan,” ujarnya.

Tri juga menegaskan jalur sepeda motor saat SSA kemarin justru digunakan oleh mobil dan angkutan umum, yang menjadi bagian penting dalam evaluasi Dishub. Ke depan, Dishub akan menyiapkan area parkir di sisi kanan dan kiri jalan untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

“Nantinya, setiap sisi akan digunakan satu lajur untuk parkir, dan satu lajur untuk kendaraan yang melintas,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara