URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam parit sebelah Pasar Lanang, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Selasa pagi, 15 April 2025. Korban diketahui bernama V. Andang (52), warga Kelurahan Temenggungan, yang sehari-hari bekerja serabutan dan sesekali menjadi juru parkir di sekitar pasar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Usai Nobar Timnas, Juru Parkir Pasar Lanang Ambarawa Ditemukan Tak Bernyawa Tertelungkup di Parit

Usai Nobar Timnas, Juru Parkir Pasar Lanang Ambarawa Ditemukan Tak Bernyawa Tertelungkup di Parit

Usai Nobar Timnas, Juru Parkir Pasar Lanang Ambarawa Ditemukan Tak Bernyawa Tertelungkup di Parit

Warga mengerumuni parit di sekitar Pasar Lanang Ambarawa yang menjadi lokasi penemuan sesosok mayat laki-laki pada Selasa (15/4/2025). Foto: Humas Polres Semarang
Warga mengerumuni parit di sekitar Pasar Lanang Ambarawa yang menjadi lokasi penemuan sesosok mayat laki-laki pada Selasa (15/4/2025). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Suasana Pasar Lanang, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang mendadak heboh pada Selasa (15/4/2025) pagi. Seorang laki-laki paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam parit yang berada tepat di samping pasar tersebut.

Penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang pegawai Museum Kereta Api Ambarawa sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, ia sedang melakukan pemeriksaan rutin jalur rel kereta api yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Ia menemukan tubuh korban dalam posisi tertelungkup di parit.

Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti mengungkapkan, korban bernama V. Andang (52), warga Kelurahan Temenggungan, yang berlokasi tepat di depan Pasar Lanang. Sehari-hari, korban bekerja serabutan dan sesekali menjadi juru parkir di sekitar pasar.

“Korban terakhir terlihat pada malam sebelumnya sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, warga melihat korban berjalan ke arah pasar saat sedang berlangsung kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola timnas Indonesia,” ujarnya.

Pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim medis, korban telah meninggal dunia lebih dari empat jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Pihak keluarga yang telah dihubungi oleh polisi mengonfirmasi bahwa korban dalam beberapa hari terakhir mengeluh sakit.

“Sudah kurang lebih lima hari ini korban mengeluh tidak enak badan,” sambungnya.

Berdasarkan keterangan tersebut, dugaan sementara menyebutkan bahwa korban yang sedang sakit kemungkinan terjatuh ke dalam parit saat melintas di sekitar pasar, tanpa diketahui oleh warga sekitar.

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (win)

BACA JUGA :

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved