KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warung Sederhana di Ungaran Ini Bagikan Makanan Gratis bagi Perantau Sumatera Terdampak Banjir

Warung Sederhana di Ungaran Ini Bagikan Makanan Gratis bagi Perantau Sumatera Terdampak Banjir

Warung Sederhana di Ungaran Ini Bagikan Makanan Gratis bagi Perantau Sumatera Terdampak Banjir

Dani Ramadhan, pemilik warung Banana Getz! x Bebek Sukses bersama istrinya sedang menyiapkan pesanan pelanggan di warung miliknya di Perum Korpri Gedanganak, Ungaran Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemilik warung Banana Getz! x Bebek Sukses Merantau di Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Dani Ramadhan (38), menggratiskan makanan bagi warga perantau asal Sumatera yang keluarganya terdampak banjir besar di sejumlah wilayah utara Sumatera hingga Kepulauan Nias.

Sejak Senin (8/12/2025), Dani menambah stok masakan di dapurnya yang berada di belakang Gapura Perum Korpri. Beragam bahan seperti ayam, bebek, sambal, lalapan, hingga jajanan pisang disiapkan lebih banyak dari biasanya. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap mahasiswa dan pekerja perantau di Semarang yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana di kampung halaman.

“Saya dulu juga pernah berada pada posisi sangat sulit dan dibantu orang lain. Sekarang saya hanya ingin berbuat baik sebagai bentuk rasa syukur,” ujarnya saat ditemui di warungnya, Selasa (9/12/2025).

Informasi soal makanan gratis itu langsung tersebar melalui media sosial. Tidak lama kemudian, seorang mahasiswi asal Nias datang ke warungnya. Dani mengingat mahasiswa tersebut hanya ingin bersilaturahmi dan tampak enggan makan.

“Dia bilang hanya ingin duduk sebentar. Rupanya pikirannya sedang kacau memikirkan keluarga di Nias,” kata Dani.

Meski keluarga mahasiswi itu selamat, akses logistik di wilayahnya terputus sehingga situasi masih sulit. Dani tetap mempersilakan sang mahasiswi menikmati hidangan.

“Saya bilang kapan pun butuh makanan, datang saja,” ujarnya.

Selain menyediakan makanan gratis, Dani bersama sekitar 25 pengemudi ojek online di Ungaran menggalang dana untuk korban banjir. Hasilnya, sekitar Rp4,5 juta terkumpul dalam dua jam melalui penggalangan langsung dan grup WhatsApp. Donasi dari dompet digital juga masih direkap sebelum diserahkan kepada organisasi relawan. Dani berencana memperluas bantuan dengan mengirimkan makanan kepada perantau Sumatera yang tinggal jauh dari kedainya, termasuk kawasan Tembalang.

“Banyak yang tinggalnya jauh. Kalau datang ke sini, mereka habis di bensin. Jadi akan kami kirim, sekarang masih saya koordinasikan dengan teman-teman ojol,” jelasnya.

Menu yang dibagikan beragam, mulai dari Nasi Bebek Goreng serundeng Madura, Ayam Serundeng, hingga camilan Banana Getz! seperti banana nugget atau risol mentai, menyesuaikan stok yang ia siapkan setiap hari.

“Kalau ada yang datang dan butuh, kami siap bantu,” ujarnya.

Dari warung kecil yang berdiri sederhana di Gedanganak itu, Dani berharap inisiatifnya dapat menjadi dukungan moral bagi para perantau yang sedang menunggu kabar keluarga di daerah terdampak banjir.

“Semoga mereka yang sedang kepikiran keluarga diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
Sebanyak 337 pembalap cilik berusia 2–9 tahun mengikuti Pushbike Salatiga Heavy Race pada Minggu (18/10/2026). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Kompetisi sepeda tanpa pedal ini dibagi berdasarkan kelompok usia dan menjadi ajang untuk melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, serta mental berkompetisi sejak dini.
Adu Cepat Pushbike, Ratusan Pembalap Cilik Serbu Salatiga
[pekok2]