URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari mutasi, promosi, serta pengisian jabatan yang masih kosong di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Pejabat yang dilantik terdiri atas jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), administrator (eselon III), dan pengawas (eselon IV). Selain itu, sebanyak 17 pejabat fungsional juga ikut dilantik.

Ngesti mengatakan mutasi dan promosi merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi kinerja sekaligus penyegaran organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Mutasi dan promosi ini merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi. Selain itu juga untuk mengisi jabatan-jabatan yang masih kosong, terutama pada eselon III dan IV,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru.

“Saya berharap saudara-saudara dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, disiplin, dan terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat,” katanya.

Ngesti menegaskan proses mutasi dan promosi di lingkungan Pemkab Semarang dilakukan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.

“Yang utama yang kami utamakan, mutasi dan promosi PNS di Kabupaten Semarang tidak ada jual beli jabatan,” tegasnya.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja yang baik.
“Jabatan bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk mengabdi. Tunjukkan dedikasi dan kemampuan dalam memberikan pelayanan publik yang semakin baik,” bebernya.

Pada pelantikan tersebut, sejumlah pejabat eselon II yang mendapat penugasan baru antara lain Petrus Triyono sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Budi Rahardjo sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Alexander Gunawan Tribiantoro sebagai Sekretaris DPRD, M. Taufiqur Rahman sebagai Kepala Disdikbudpora, serta Muhammad Muslih sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang.

Sementara pada eselon III dan IV, di antaranya Gogo Widiyatmoko dilantik sebagai Camat Bandungan, Muh Adroi sebagai Camat Kaliwungu, Cahya Okta Puspita sebagai Lurah Pringapus, dan Daroji sebagai Lurah Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Semarang, Wenny Maya Kartika, mengatakan hingga saat ini masih terdapat 35 jabatan struktural yang belum terisi.

“Saat ini masih ada 35 jabatan kosong, terdiri dari sembilan jabatan eselon II, empat jabatan eselon III, dan 22 jabatan eselon IV,” jelasnya.

Menurut Wenny, khusus jabatan pimpinan tinggi pratama nantinya akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk jabatan tinggi pratama dimungkinkan dilakukan seleksi terbuka. Kami menargetkan seluruh jabatan yang masih kosong dapat terisi pada tahun ini,” katanya.

Selain itu, Pemkab Semarang juga melantik 17 pejabat fungsional. Pelantikan tersebut, lanjut Wenny, dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sesuai aturan, jabatan fungsional analis kebencanaan harus sudah dilantik sebelum 6 Agustus 2026. Karena itu pelantikannya dilakukan bersamaan hari ini,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved