URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengajak warga Salatiga untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2024, termasuk Pilgub Jateng dan Pilwakot Salatiga, serta menolak politik uang. Ajakan ini disampaikan di Salatiga pada Minggu, 24 November 2024, dengan tujuan agar masyarakat memilih dengan hati nurani demi memilih pemimpin yang baik dan tidak menukar hak kesejahteraan dengan uang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Yasip Khasani Ajak Warga Salatiga Sukseskan Pilkada Serentak, Tolak Politik Uang

Yasip Khasani Ajak Warga Salatiga Sukseskan Pilkada Serentak, Tolak Politik Uang

Yasip Khasani Ajak Warga Salatiga Sukseskan Pilkada Serentak, Tolak Politik Uang

Yasip Khasani dalam sebuah acara di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Yasip Khasani mengajak warga Salatiga yang sudah punya hak memilih untuk mensukseskan Pilkada Serentak baik Pilgub Jateng maupun Pilwakot Salatiga 2024 dan menolak politik uang atau money politic.

“Monggo warga Salatiga untuk datang berduyun- duyun datang ke TPS mensukseskan Pilwakot Salatiga 2024 pada 27 November 2024 nanti, dan jangan mau kalau ada yang menawari politik uang,” jelasnya, Minggu (24/11).

Menurut Yasip, jangan sampai hak masyarakat untuk mendapatkan kesejahteaan dan kemajuan pembangunan suatu daerah hanya ditukar dengan Rp100 ribu, atau Rp200 ribu, atau Rp300 ribu karena politik uang.

“Memilih yang baik sesuai hati nurani agar terpilih pemimimpin Salatiga yang luar biasa,” harap Yasip.

Yasip juga mengajak warga Salatiga dapat meningkatkan partisipasi pemilih.

“Di mana di Pemilu 2024 lalu angka partisipasi pemilih di Salatiga 89 persen, dan di Pilkada Serentak 2024 ini kalau bisa di atas 90 persen,” kata Yasip.

Yasip juga berpesan agar di Pilwakot Salatiga ini masyarakat tidak golput tidak menerima politik uang dan tidak melakukan kekerasan.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum