URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Para penerima zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga diharapkan dapat mengelola bantuan yang diterima untuk menjadikan usahanya lebih produktif. Dengan demikian, penerima bantuan selanjutnya dapat memberi bantuan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Zakat Produktif Diharapkan Mampu Meningkatkan Kemampuan Usaha

Zakat Produktif Diharapkan Mampu Meningkatkan Kemampuan Usaha

Zakat Produktif Diharapkan Mampu Meningkatkan Kemampuan Usaha

featured-img

Para penerima zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga diharapkan dapat mengelola bantuan yang diterima untuk menjadikan usahanya lebih produktif. Dengan demikian, penerima bantuan selanjutnya dapat memberi bantuan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.

Ketua Baznas Kota Salatiga Ari Hidayah Iswanto mengatakan sejak 2018 telah memberi ZIS untuk rehab 47 rumah senilai Rp 540 juta, bantuan modal dan alat usaha untuk 380 orang senilai Rp 570 juta, beasiswa untuk 1.000 siswa. “Selain itu juga mendistribusikan 5.000 paket sembako untuk warga yang membutuhkan,” jelasnya di Mapolsek Sidomukti Polres Salatiga, Jumat (28/10/2022).

Ari mengungkapkan pemberian ZIS ini merupakan sinergi dengan Polres Salatiga. “Para penerima bantuan disurvei oleh para Bhabinkamtibmas sehingga tepat sasaran untuk pengembangan usaha mereka,” ungkapnya.

Ari menegaskan bahwa Baznas adalah mitra pemerintah untuk pengentasan kemiskinan. “Kami menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana untuk pengentasan kemiskinan. Sehingga kami berharap penerima bantuan semakin tumbuh berkembang, banyak kontribusi untuk pengembangan ekonomi kecil,” paparnya.

Sementara Kabag SDM Polres Salatiga Kompol Jumaeri berharap para penerima bantuan semakin produktif sehingga meningkatkan kesejahteraan. “Kita semua harus berlomba-lomba dalam kebaikan, apalagi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

Kapolsek Sidomukti Kompol Parwanto menyampaikan penerima bantuan berjumlah 24 orang. Terdiri dari 13 pelaku ekonomi produktif dan 11 paket logistik keluarga. “Penerima bantuan betul-betul adalah warga yang membutuhkan, sehingga dilakukan survei terlebih dulu agar tepat sasaran,” jelasnya.

Penerima bantuan, Susilowati mengaku senang dengan bantuan seperangkat alat memasak yang diterimanya. “Ada kompor, gelas, termos, dan mangkok sehingga ini bisa membuat saya semakin bersemangat berjualan soto,” jelasnya.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan