URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi, Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini" terang Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto.

Mbak Google

KABAR RASIKA

1000 Siswa Siswi SDIT Nurul Islam Tengaran Mendapatkan Vaksin Dari Binda

1000 Siswa Siswi SDIT Nurul Islam Tengaran Mendapatkan Vaksin Dari Binda

1000 Siswa Siswi SDIT Nurul Islam Tengaran Mendapatkan Vaksin Dari Binda

featured-img

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, sabtu (15/01/2022), kembali menyelenggarakan vaksinasi massal untuk anak dan pelajar usia 6-11 tahun Serta masyarakat secara door to door di 6 wilayah yakni di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, kabupaten dan kota Pekalongan, Tegal serta di Kabupaten Semarang, dengan target peserta sebanyak 7.000 orang.

vaksin kali ini menggunakan jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun. Sementara itu pelaksanaan vaksin dikabupaten Semarang berada di SDIT Nurul Islam, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.[irp posts=”32698″ name=”Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah Kembali Selenggarakan Vaksinasi Massal Anak”]

Kepada media Brigjen TNI Sondi Siswanto, S.H, M.M Kabinda Jateng mengatakan jika Vaksinasi anak dan pelajar usia 6 – 11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona “Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi, Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini” kata Brigjen TNI Sondi Siswanto.

Sondi Siswanto menambahkan Vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. Selain mendirikan sentra vaksinasi, Binda Jateng bersama dengan tenaga Kesehatan juga melakukan jemput bola / door to door warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi. “Konsep door to door ini, sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin, sehingga mereka dapat tervaksin.

Kedepan Binda Jateng juga akan segera memprogramkan kembali pelaksanaan vaksin booster” tambah Kabinda.

Sondi Siswanto menambahkan pada 12 Januari 2022 telah melauncing vaksin booster untuk masyarakat di Kota Semarang dan 3 Kabupaten lainnya, dengan sasaran kelompok lanjut usia dan kelompok rentan.

Pelaksanaan booster memiliki beberapa kriteria diantaranya peserta minimal usia 18 tahun, dan telah mendapatkan vaksinasi lengkap minimal 6 bulan sebelum pelaksanaan vaksin booster/ dosis tiga. Seluruh kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok / herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.

Sementara itu pantauan rasika FM pelaksanaan vaksinasi di SDIT Nuris Tengaran berjalan lancar, Bahkan dalam pelaksanaanya pihak panitia memisahkan peserta vaksin antara siswa laki-laki dan perempuan, menginggat SDIT merupakan Sekolah Islam.

Eko Lesmono saat diwawancarai Rasika

Fajar Pariyanto S. Pd selaku Waka kesiswaan mengatakan kegiatan vaksin yang dilakukan kali ini diikuti oleh 882 peserta ditambah peserta lain dari Al Irsyad dan TK lain di seputar wilayah SDIT Tengaran sehingga jumlahnya total sekitar 1000 peserta.

Eko Lesmono M.Pd Pengawas SD Kecamatan Tengaran mengatakan, agar dalam pelaksanaan berjalan lancar, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan sekolah dan memberikan sosialisasi kepada orang tua siswa melalui sekolah masing masing “sampai saat ini dikecamatan Tengaran vaksin anak usia 6 sampai 11 tahun sudah 70 persen, diharapkan tanggal 18 bulan ini sudah selesai” tutup Eko.

BACA JUGA :

Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging