KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

17 Parcel dari Vendor, Rekanan dan Mitra Dibagikan ke Dhuafa

17 Parcel dari Vendor, Rekanan dan Mitra Dibagikan ke Dhuafa

17 Parcel dari Vendor, Rekanan dan Mitra Dibagikan ke Dhuafa

Inspektorat Salatiga membagikan parcel Lebaran yang diterima oleh Pj. Wali Kota, Sekda, dan beberapa kepala OPD kepada kaum dhuafa. Ada 17 parcel yang diterima oleh dua penyelenggara negara dan 10 ASN, yang terdiri dari bahan cepat busuk dan barang lainnya. Parcel yang berisi bahan makanan dan minuman dibagikan kepada 30 orang dengan tambahan beras dan minyak.
Foto dok IST
Pj Walikota saat serahkan parcel kepada warga di tpa ngronggo

[@]Pj. Wali kota, Sekda serta sejumlah kepala OPD yang menerima parcel selama Lebaran kemarin. Melapor ke Inspektorat, akhirnya parcel tersebut dibagikan kepada kaum dhuafa. Pembagian dilakukan di TPA Ngronggo, Jumat (28/4/2023) pagi.

Kepala Inspektorat Salatiga Prasetto Ichtiarto menjelaskan, total ada dua penyelenggara negara yakni PjWalikota dan ketua DPRD serta 10 ASN yang melaporkan menerima bingkisan.

“Ada 17 parcel yang berasal dari vendor, rekanan maupun mitra,” jelas Prasetyo.

Laporan diterima Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG). Setelah dicatat, parcel yang berisi bahan cepat busuk (makanan/minuman) dibagikan. Sementara yang lain, seperti keramik piring gelas dilaporkan dan diserahkan ke KPK.

Dijelaskan dia, bahan makanan minuman itu dibagikan kepada 30 orang. Antara lain isinya roti kering, coklat dan susu. Kemudian pihak Inspektorat juga menambah isi yang dibagikan dengan beras dan minyak. Lebih jauh ia menambahkan, jika laporan penerimaan bingkisan lebaran meningkat. Artinya, pemahaman para pejabat terhadap larangan menerima bingkisan meningkat.

Sedangkan dari informasi salah satu pegawai Inspektorat, harga bingkisan yang dilaporkan kisaran Rp. 300-750 ribu. Pj Wali Kota Sinoeng N Rachmadi mengaku dirinya menerima tiga bingkisan. Semua diserahkan Meski sebelumnya, dirinya sudah mengumumkan tidak menerima bingkisan tetapi tetap saja ada yang mengirim.

“Kita berpikiran positif, mungkin yang mengirim tidak ada maksud apa apa,” jelas dia. Ia juga mengapresiasi langkah Inspektorat yang membagi isi bingkisan kepada yang memerlukan.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]