RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

20 Hari Operasi Sikat Jaran Candi, Polda Jateng Tangkap 325 Orang

20 Hari Operasi Sikat Jaran Candi, Polda Jateng Tangkap 325 Orang

20 Hari Operasi Sikat Jaran Candi, Polda Jateng Tangkap 325 Orang

SEMARANG – Dalam rangka mengungkap pelaku kejahatan demi keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polda Jateng yang terdiri dari 35 Polres melakukan Operasi Sikat Jaran Candi tahun 2021.

Kegiatan yang melibatkan 1.161 personil itu dilakukan selama 20 hari mulai dari tanggal 11 Oktober hingga 31 Oktober dengan mengamankan 325 tersangka.

“Operasi sikat candi dalam rangka mengungkap tindak pidana Pasal 362 (pencurian) 363 (pencurian dengan pemberatan) 364 (pencurian dengan kekerasan) 480 (penadah hasil kejahatan),” ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin konferensi pers di Mapolda Jateng, Selasa (2/11/2021).

Luthfi menyebut, dari ratusan tersangka yang ditangkap, terdapat satu orang anak dibawah umur diamankan terkait aksi kejahataan yang ia lakukan.

“Dari 325 orang yang diamankan terdiri dari 318 laki-laki, perempuan 6 orang dan anak (dibawah umur) laki-laki 1 orang,” tuturnya.

Luthfi menambahkan, pihaknya kini sudah menyita hasil kejahatan dari para pelaku dan nantinya barang bukti tersebut akan dikembalikan kepada korban tanpa biaya apapun.

“Hasil yg kita capai ada pencurian sepeda motor (ranmor) roda 2 280 unit, roda 4 14 unit, dan 3 unit truk. Sikat jaran candi tidak hanya mengamankan ranmor ada 9 bila parang atau sajam, perhiasan 763 gram, laptop 21 unit, handpone 99 unit uang Rp.150 juta,” bebernya.

Disisi lain, Luthfi mengapresiasi kinerja jajaran Polda Jateng lantaran telah melampaui target operasi (TO) dalam melakukan giat sikat candi jaran tersebut.

“Ini merupakan prestasi yg luar biasa oleh seluruh jajaran Polda. Target untuk jateng TO 100%  non to 150% artinya kita memenuhi target,” pungkasnya.

Sementara itu, Luthfi menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga barang berharga dan jika sudah menjadi korban kejahatan untuk tak segan-segan melapor ke kepolisian.

“Mengaharapkan kepada masyarakay Jateng yang mempunyai kendaraan merasa kehilangan tolong koordinasi dengan Jatanras Polda Jateng, atau Ditrkrimum Polda Jateng atau Bidhumas Polda Jateng. Kiranya dengan dokumen dokumen masyarakat yang ada bisa kita cocokan dan kita ambil. Tentu dengan pertimbangan manakala barang bukti itu belum atau di pakai sebagai alat persidangan nanti,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran