KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bawa sajam, Lima Remaja Nongkrong di Jembatan Tol Salatiga ditangkap Warga

Bawa sajam, Lima Remaja Nongkrong di Jembatan Tol Salatiga ditangkap Warga

Bawa sajam, Lima Remaja Nongkrong di Jembatan Tol Salatiga ditangkap Warga

Foto: Dok/IST
Ilustrasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warga sekitar jembatan tol di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah menangkap lima remaja nongkrong.

Kelimanya ditangkap warga karena kedapatan membawa senjata tajam yang panjangnya hingga 75 cm.

Setelah ditangkap terungkap bahwa kelima remaja itu tak satupun warga Salatiga.

Plh. Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo, mengungkapkan bahwa senjata tajam yang dibawa salah satu remaja berjenis pedang dengan panjang sekitar 75 cm.

“Mereka lagi nongkrong di sekitar jembatan tol, warga melihat ada yang membawa pedang panjang,” ujar Sutopo seperti dikutip dari kompas.com Minggu (16/2/2025).

Warga yang curiga dengan keberadaan remaja tersebut segera bertindak dan menyerahkan mereka ke petugas Polres Salatiga.

“Ada lima orang yang dibawa ke Polres Salatiga pada Sabtu (15/2/2025) pukul 22.30 WIB,” ungkap Sutopo.

Identitas mereka adalah: MPFR (13) – pemilik pedang RS (16) WSA (14) Ketiganya berasal dari Kabupaten Grobogan.

Dua remaja lainnya berasal dari Kabupaten Boyolali, yaitu: FI (17) VAR (14).

Menurut Sutopo, mereka telah didata dan diberikan pembinaan.

Sutopo mengapresiasi tindakan warga yang cepat mengamankan para remaja tersebut.

Ia juga mengimbau para orangtua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka.

“Kami juga mengimbau para orangtua untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai anak-anak menjadi pelaku atau korban dari pergaulan yang negatif,” ungkapnya.

Pihak kepolisian terus berupaya menjaga ketertiban dan mencegah kenakalan remaja di wilayah Salatiga dan sekitarnya

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis