URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tak kurang dari 200 buyer (agen pariwisata) dari Jawa dan Bali serta puluhan seller pelaku pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Semarang ikut meramaikan event Gedongsongo Travelmart (GTM) 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

GTM 2022, Momen Bangkitkan Kembali Geliat Pariwisata di Kabupaten Semarang

GTM 2022, Momen Bangkitkan Kembali Geliat Pariwisata di Kabupaten Semarang

GTM 2022, Momen Bangkitkan Kembali Geliat Pariwisata di Kabupaten Semarang

featured-img

UNGARAN – Tak kurang dari 200 buyer (agen pariwisata) dari Jawa dan Bali serta puluhan seller pelaku pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Semarang ikut meramaikan event Gedongsongo Travelmart (GTM) 2022. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berharap besar dari kegiatan GTM 2022 kali ini dalam rangka membangkitkan kembali industri pariwisata yang ada di Bumi Serasi.

Disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, kegiatan GTM 2022 ini diharapkan bisa memberikan efek positif bagi pemulihan ekonomi daerah.

“Selama dua tahun pandemi Covid-19, industri pariwisata sangat terpuruk. Dengan adanya GTM 2022 harapannya sektor pariwisata yang sudah mulai ramai lagi ini akan semakin bertambah ramai,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/9/2022).

Diakui Ngesti, dalam masa pandemi yang mengharuskan pemerintah menerapkan PPKM, banyak tempat wisata tutup dan menghentikan operasionalnya. Tak hanya itu, sejumlah sektor pendukung industri pariwisata di seperti perhotelan, restoran hingga UMKM juga turut terdampak hingga pendapatannya turun drastis.

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kembali membangun ekosistem di dunia pariwisata,” harapnya.

Sementara, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Heru Subroto menuturkan, pariwisata ini tidak hanya terbatas pada destinasi, namun juga sektor pendukungannya yang menyangkut UKM, industri kreatif, perhotelan dan restoran.

“GTM menjadi salah satu formula untuk membangun koneksi dan kolaborasi antara pemangku kebijakan kepariwisataan dengan agen wisata di pulau Jawa dan Bali,” jelasnya.

Dari target 200 agen/ biro wisata di jawa dan Bali yang dilibatkan ternyata dapat terpenuhi, sedangkan pelaku serta pengelola pariwisata di Kabupaten Semarang yang berpartisipasi mencapai 74 peserta. Artinya, ini menjadi modal besar untuk mendatangkan wisatawan terutama yang berasal dari luar Kabupaten Semarang melalui paket-paket wisata yang ditawarkan.

“Dengan paket wisata yang dijual itu tentunya diharapkan bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan,” tandasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga