URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran melanda sebuah rumah di Lingkungan Krajan Kidul RT 02 RW 07, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas. Dua armada Damkar Kabupaten Semarang dikerahkan untuk memadamkan api. Pemilik rumah, Rokhimun, 42, yang sedang bekerja pada saat kejadian mengalami kerugian material sekitar Rp 25 juta akibat kebakaran di bagian dapur rumahnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dapur Rumah di Krajan Kidul Terbakar, Diduga Karena Tungku Api yang Masih Membara

Dapur Rumah di Krajan Kidul Terbakar, Diduga Karena Tungku Api yang Masih Membara

Dapur Rumah di Krajan Kidul Terbakar, Diduga Karena Tungku Api yang Masih Membara

Kebakaran melanda sebuah rumah di Lingkungan Krajan Kidul RT 02 RW 07, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas. Dua armada Damkar Kabupaten Semarang dikerahkan untuk memadamkan api. Pemilik rumah, Rokhimun, 42, yang sedang bekerja pada saat kejadian mengalami kerugian material sekitar Rp 25 juta akibat kebakaran di bagian dapur rumahnya.
Foto dok IST
Dapur di rumah Rokhimun yang terbakar
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah rumah di Lingkungan Krajan Kidul RT 02 RW 07, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas terbakar Sabtu (28/10). Dua armada Damkar Kabupaten Semarang dikerahkan untuk pemadaman api.

Menurut Wisnu Murti, 27, kebakaran diketahui dari suara percikan api dari rumah yang terbakar. Lalu kemudian ia keluar rumah untuk mengecek dan memastikan, ternyata api sudah berkobar.

“Terus tadi juga dari arah timur ibu-ibu sudah berhamburan dan teriak kebakaran, ” katanya.

Kemudian ia memanggil warga untuk melakukan pemadaman sembari menunggu petugas damkar datang ke lokasi. Sehingga api tidak cepat merambat ke bagian rumah lainnya.

Diketahui, pemilik rumah yakni Rokhimun, 42, saat terjadi kebakaran tengah bekerja. Dan istrinya juga keluar rumah untuk mengambil peralatan masak.

“Tadi saya malah diberi kabar tetangga dan langsung pulang dari tempat kerja, ” ungkapnya.

Ia mengaku belum tahu penyebab kebakaran yang melanda bagian dapur rumahnya. Api cepat membesar karena di bagian dapur terdapat banyak kayu bakar yang digunakan untuk memasak.

“Ini semua habis terbakar mas. Untung bagian dapur kondisinya tinggi kalau tidak bisa merembet, ” terangnya.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar Pos Ungaran, Mujiyanto mengungkapkan pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pukul 11.19 WIB. Dan saat itu petugas Damkar juga tengah memadamkan tempat pembuangan jerami terbakar di Kretek.

“Dua armada damkar dari Pos Ungaran dan Pos Ambrawa ini yang melakukan pemadaman, ” katanya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan api berasal dari tungku api yang masih menyala. Dan pemilik rumah tidak mengetahui hal tersebut. Kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB.

Kerugian dari kejadian kebakaran tersebut ditaksir kurang lebih Rp 25 juta. Pasalnya terdapat peralatan-peralatan rumah tangga yang terbakar.

BACA JUGA :

Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah