URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang lelaki yang belum diketahui identitasnya dilaporkan hilang terseret arus deras Sungai Kedung Ringis, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, saat sedang memancing pada Senin (25/12/2023). Kapolsek Tuntang, AKP Suramto, menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, dan laporan diterima oleh pihak kepolisian pada pukul 15.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Asyik Mancing Saat Hujan Deras, Seorang Lelaki Hanyut Terbawa Arus Sungai Kedung Ringis Tuntang

Asyik Mancing Saat Hujan Deras, Seorang Lelaki Hanyut Terbawa Arus Sungai Kedung Ringis Tuntang

Asyik Mancing Saat Hujan Deras, Seorang Lelaki Hanyut Terbawa Arus Sungai Kedung Ringis Tuntang

Petugas gabungan melakukan pencarian orang hilang terbawa arus saat memancing di sungai Kedung Ringis, Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (25/12/2023) sore.

Foto: Humas Polres Semarang

Petugas gabungan melakukan pencarian orang hilang terbawa arus saat memancing di sungai Kedung Ringis, Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (25/12/2023) sore.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang lelaki yang belum diketahui identitasnya hilang terseret arus deras sungai Kedung Ringis, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang saat memancing, Senin (25/12/2023).

Berdasarkan penuturan Kapolsek Tuntang AKP Suramto, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Pihaknya menerima laporan kejadian itu dari warga pada pukul 15.00 WIB.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Dari keterangan saksi yang memancing tak jauh dari lokasi, ia mengaku tak mengenali korban. Hanya sama-sama mancing saja sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Suramto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/12/2023).

Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, lanjut Suramto, turun hujan dengan intensitas tinggi sehingga menyebabkan air sungai meluap. Menyadari hal itu, saksi menepi untuk mencari tempat berteduh.

“Saat berteduh, ia mendengar teriakan minta tolong seorang lelaki dari jarak sekitar 100 meter,” jelasnya.

Saksi berniat mencari bantuan, namun karena situasi masih hujan deras disertai angin dan air sungai mengalir deras hingga meluap, saksi bertahan di tempat berteduhnya sambil menunggu hujan reda. Sekitar pukul 14.30 WIB hujan sudah mulai reda, saksi mencari bantuan kepada warga sekitar lalu diteruskan kepada Polsek Tuntang.

“Anggota segera berkoordinasi dengan Tim SAR BPBD Kabupaten Semarang dan unit pemadam kebakaran pos Ambarawa, selanjutnya dilakukan pencarian,” tuturnya.

Hingga menjelang petang, korban yang hilang belum berhasil ditemukan, sehingga Polsek Tuntang juga meminta bantuan dari Unit Dalmas Polres Semarang untuk ikut dalam penyisiran pencarian korban. Pencarian hari pertama dihentikan sementara pada malam harinya, dan akan dilanjutkan hari ini. (win)

BACA JUGA :

Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga