URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kesurupan itu terjadi saat jam belajar mengajar berlangsung. Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto di lokasi mengatakan siswa sebelumnya melakukan upacara hari Senin seperti biasa. Upacara selesai sekitar pukul 07.30, kemudian siswa kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Belasan Siswa di SMP Negeri 9 Salatiga Mengalami Kesurupan Massal, Usai Upacara Senin Pagi

Belasan Siswa di SMP Negeri 9 Salatiga Mengalami Kesurupan Massal, Usai Upacara Senin Pagi

Belasan Siswa di SMP Negeri 9 Salatiga Mengalami Kesurupan Massal, Usai Upacara Senin Pagi

featured-img

Kesurupan itu terjadi saat jam belajar mengajar berlangsung. Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto di lokasi mengatakan siswa sebelumnya melakukan upacara hari Senin seperti biasa. Upacara selesai sekitar pukul 07.30, kemudian siswa kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.

“Proses belajar mengajar berjalan lancar dan normal, jam pertama lancar, jam kedua lancar. Nah begitu jam ketiga itu mulai dari kelas lantai atas. Ada siswa yang histeris kesurupan. Terus di bawa ke bawah, namun malah menular ke siswa lain,” kata Tri kepada wartawan Senin (14/11/2022).

Dijelaskan siswa yang kesurupan menjadi semakin banyak dan acak. Mulai laki-laki dan perempuan. Bahkan ada satu guru yang juga hampir kesurupan.

“Gurunya satu yang mau kesurupan. Hanya kebas-kebas saja tangannya,” terangnya.

Kemudian, kata Tri, jam 11.00 kesurupan semakin banyak dan siswa yang kesurupan tambah histeris. Sehingga jam pelajaran menjadi tidak kondusif. Akhirnya pihak sekolah menghentikan jam belajar dan siswa yang lain terpaksa di pulangkan lebih awal. Mencegah semakin banyak siswa yang kesurupan.

“Kemudian di panggilkan orang pintar untuk diobati,” jelasnya.
Dikatakan ada salah satu siswa yang sedang kesurupan itu ditanya. Siswa itu pun meminta agar sekolahnya dijaga dan dibersihkan.

“Sempat ngomong agar dibersihkan. Ndak tau apa maksudnya,” ungkapnya.

Tri mengungkapkan pukul 12.30 berangsur-angsur siswa yang kesurupan mulai sadar. Kemudian orang tua yang bersangkutan dipanggil untuk menjemput anaknya yang kesurupan.

Pantauan wartawan di lokasi, masih ada satu siswa yang sampai pukul 12.45 belum sadar. Masih histeris di ruang guru.

BACA JUGA :

Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga