URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Kamis (30/5/2024) siang di Lapangan Desa Jati Rejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Bupati H. Ngesti Nugraha menyoroti kasus perundungan di kalangan pelajar dalam acara deklarasi dukungan sekolah ramah anak dan anti perundungan yang digelar oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Hadiri Kegiatan Suruh Bergema, Bergerak Bersama Cegah Perundungan di Sekolah

Bupati Semarang Hadiri Kegiatan Suruh Bergema, Bergerak Bersama Cegah Perundungan di Sekolah

Bupati Semarang Hadiri Kegiatan Suruh Bergema, Bergerak Bersama Cegah Perundungan di Sekolah

Pada Kamis (30/5/2024) siang di Lapangan Desa Jati Rejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Bupati H. Ngesti Nugraha menyoroti kasus perundungan di kalangan pelajar dalam acara deklarasi dukungan sekolah ramah anak dan anti perundungan yang digelar oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh.
Foto Arief Rasika
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat membuka Suruh Bergema.
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH – Dalam kegiatan yang berlangsung dilapangan desa jati Rejo Suruh, kecamatan Suruh kabupaten Semarang ini, Bupati H. Ngesti Nugraha menaruh perhatian serius pada beberapa kasus perundungan atau bulying di kalangan pelajar. “Semua pihak harus turut serta mencegah perilaku buruk yang dapat menghambat perkembangan mental generasi muda itu,” ujarnya usai menandatangani deklarasi dukungan sekolah ramah anak dan anti perundungan yang digelar oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh, Kamis (30/5/2024) siang.

Ditegaskan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, selain para guru di sekolah, para orang tua harus ikut memperhatikan tumbuh kembang anak-anaknya. Termasuk membatasi penggunaan HP yang kini mulai merambah pada anak-anak usia sekolah PAUD, SD dan SMP agar tidak terpapar konten kekerasan.

“Saat sekarang, anak-anak siswa PAUD dan SD sudah kenal dengan hape. Karena kesibukannya, orang tua seringkali memberikan hape agar mereka tidak merepotkan. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Disatu sisi Bupati dan Forkompimda Kabupaten Semarang telah menjalankan program pembinaan karakter siswa tingkat SMA. Pun demikian di tingkat SMP oleh Camat dan Forkompimcam. Ngesti berharap para kepala desa dan Lurah dapat melakukan hal yang sama sampai ke tingkat SD dan PAUD. Tujuannya untuk membentuk karakter unggul para siswa. Sekaligus mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

kepala Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh, Heri Suwarto mengatakan, kegiatan deklarasi sekolah ramah anak dan anti perundungan dikemas dalam acara bertajuk “Ngangsu Kawruh Bergerak Bersama” atau “SURUH BERGEMA”. Kegiatan diikuti ribuan siswa PAUD, TK dan SD se Kecamatan Suruh. “Kami juga ingin mempererat kerja sama dengan para perangkat desa untuk kemajuan bersama,” terang Heri.

Senada, camat Suruh Vega Lazuardi menambahkan jika saat ini Pihaknya melalui forum linsek, yang terdiri dari unsur Kapolsek, Danramil serta KUA dan juga camat, bersama sama menekan adanya bulying, karena saat ini pada anak SD seringkali mereka menganggap hal biasa saat membuli temanya, “Hal inilah yang kini kita terus cermati agar kejadian bulying di kecamatan Suruh tidak ada, disatu sisi kita juga meminta agar orang tua ikut berperan dalam mencegah aksi perundungan” kata Vega.

Pantauan Rasika FM dilokasi, selama acara juga dimeriahkan dengan tarian massal dan minum susu bersama Bunda PAUD Kabupaten Semarang Hj Peni Ngesti Nugraha.

Kepala Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh, Heri Suwarto

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting