URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cerita Sukses Owner Awan Kitchen, Mulai Usaha Dengan Modal Pas-Pasan

Cerita Sukses Owner Awan Kitchen, Mulai Usaha Dengan Modal Pas-Pasan

Cerita Sukses Owner Awan Kitchen, Mulai Usaha Dengan Modal Pas-Pasan

Ungaran (6/10/2023) - Kabupaten Semarang berhasil mencapai UHC atau cakupan kesehatan menyeluruh mencapai 96,12%,capaian ini disambut gembira oleh Bupati semarang Ngesti Nugraha dalam sambutannya saat Launching UHC di Lapangan Bung Karno Kalirejo Ungaran jumat (6/10/2023).Ngesti menyampaikan bahwa capaian ini adalah hasil kerja keras semua pihak,termasuk anggota dewan yang menyediakaan anggaran untuk kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Semarang untuk saat ini sebesar Rp.44,2 milyar,sementara anggaran untuk SKTF (surat keterangan tidak mampu) sekitar Rp.59,2 milyar,untuk tahun 2023 sehingga diproyeksikan pada tahun 2024 untuk tetap mencapai UHC dibutuhkan anggaran sebesar Rp.50,6 milyar yang diambil dari APBD,semuanya adalah demi perluasan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Semarang. Ngesti mengatakan "jika dulu orang jika belum ikut kepesertaan BPJS Kesehatan kemudian mendaftar akan aktif membutuhkan waktu 14 hari, tetapi sekarang ketika mendaftar dan kemudian membayar, langsung aktif dan bisa langsung dipakai" tukas ngesti.Program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Semarang merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Semarang.Dengan adanya UHC, masyarakat dijamin mendapatkan pelayanan Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan pelayanan rumah sakit di kelas 3, baik rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta secara gratis.Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati yang juga hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa terkait UHC tidak hanya mengenai cakupan kepesertaan tetapi juga memastikan setiap penduduk memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan komprehensif tanpa hambatan financial, baik itu promotif,preventif,kuratif maupun rehabilitatif yang efektif sehingga semua diharapkan dapat mewujudkan UHC yang komprehensif.Lily menambahkan bahwa peserta JKN di Kabupaten Semarang sampai dengan 1 oktober 2023 sudah mencapai 1.024.094 jiwa atau 96,12% sehingga tinggal 40 ribuan penduduk yang belum menjadi peserta JKN dan berharap di tahun depan bisa mencapai 98% dari total penduduk. BPJS Kesehatan juga terus berupaya untuk meningkatkan cakupan seluruh segmen kepesertaan dengan memberikan kemudahan diantaranya untuk meningkatkan akses layanan atau pendaftaran berbasis digital baik bagi Badan usaha,Pemerintah daerah maupun masyarakat sektor informal untuk memberikan kemudahan pendaftaran peserta JKN."Dan tentunya dukungan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan untuk memastikan penduduk terutama di Kabupaten Semarang terlindungi oleh jaminan kesehatan dipastikan dengan melakukan penganggaran,pendaftaran,pembayaran iuran dan kepatuhan dukungan terhadap program JKN sebagai instruksi Presiden no 1 tahun 2022" tegas Lily.Pagi itu tidak hanya melakukan Launching keberhasilan Kabupaten Semarang dalam capaian UHC yang diatas target 95% tetapi juga dilakukan penanda tanganan Adendum perjanjian kerjasama UHC antara BPJS Kesehatan Cabang Ungaran yang dilakukan oleh Kepala BPJS Cabang Ungaran Abdul Azis dengan Pemerintah Kabupaten Semarang dalam hal ini Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang didampingi oleh OPD. (hrs)
Kabupaten Semarang berhasil mencapai UHC atau cakupan kesehatan menyeluruh mencapai 96,12%,capaian ini disambut gembira oleh Bupati semarang Ngesti Nugraha dalam sambutannya saat Launching UHC di Lapangan Bung Karno Kalirejo Ungaran jumat (6/10/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Siapa bilang untuk memulai bisnis harus punya modal. Stigma masyarakat umum bahwa untuk memulai sebuah usaha atau bisnis harus mempunyai cukup modal tidak sepenuhnya tepat. Modal Rp. 100.000 pun bisa.

Hal ini dibuktikan oleh Dwi Wahyu Astuti, seorang ibu rumah tangga berusia 36 tahun ini mengisahkan perjalanan bisnisnya yang sekarang cukup terkenal di Salatiga yaitu Awan Kitchen.

Ibu dua anak ini membeberkan awal mula mengawali usahanya. Tekat itupun bulat ingin membantu suami dalam hal perekonomian.

Bermodalkan sebagian uang belanja pemberian suami, ia menyisihkan uang Rp. 100 ribu untuk membuat camilan pastel untuk dijual.

Bermodal kepekaan membaca pangsa pasar, beliau berjualan pastel dalam kemasan frozen (beku) dengan sistem online.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah target market, yaitu para ibu rumah tangga untuk menyimpan dan menyajikannya sewaktu-waktu.

“Alhamdulillah respon konsumen melebihi perkiraan saya, dari modal hanya Rp. 100.000 tersebut saya bisa memutarnya dan mempunyai omset sekitar Rp. 1.000.000 dalam seminggu,”terang Dwi penuh semangat mengisahkan.

Jatuh bangun saat merintis usaha itu pasti. Wanita yang akrab disapa Ayu ini melakukan berbagai upaya agar produk-produknya dikenal masyarakat. Salah satunya denga memanfaatkan media sosial.

“Di era digitalisasi sekarang ini, berbagai aktivitas dan informasi dapat dengan mudah dilakukan dan didapatkan melalui internet. Hal ini tentunya akan mempermudah promosi dan mengembangkan kegiatan serta berinovasi. Media sosial sangat membantu dan mempunyai peran penting mas,”ucapnya seperti dikutip oneplustoday.com.

“Dengan niat awal berbagi rezeki, saya memberanikan diri dan meminta restu suami untuk mengajak rekan saya yang kebetulan membutuhkan perkerjaan paruh waktu. Alhamdulillah omset saya terus meningkat semenjak saat itu,”beber Ayu dengan tegas.

toko kue dan makanan Awan Kitchen di Jl. Argoboga No.35C, Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Ayu mengungkapkan, setelah terus berproses selama dua tahun di dapur rumahan, pada Desember 2022 ia bertekat membuka toko kue dan makanan Awan Kitchen di Jl. Argoboga No.35C, Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

“Ditoko kami awalnya menjajakan produk snack dan kue. Namun saat ini juga menerina pesanan catering dan alhamdulillah selalu kebanjiran order,”ucapnya.

Ayu menuturkan, usahanya terus merangkak naik dan mulai dikenal masyarakat.”Saya selalu bersyukur kepada sang pencipta. Saat ini ada tiga karyawan dan beberapa karyawan paruh waktu. Alhamdulillah saat ini omset mencapai puluhan juta dalam sebulan,”tuturnya..

Ayu menambahkan, untuk mampu sukses dalam dunia usaha, haruslah “terdidik”. dalam artian, pengusaha mampu menghasilkan dan mempertahankan kualitas dari usahanya. Selain itu, pengusaha pun harus luwes di dalam memasarkan produknya.

“Kuncinya, berpikir positif dalam dunia usaha akan melahirkan peluang yang baik,”pungkasnya.( rief )

BACA JUGA :

Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah