KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dinas Kesehatan Kota Semarang Catat Penurunan Kasus Stunting Anak

Dinas Kesehatan Kota Semarang Catat Penurunan Kasus Stunting Anak

Dinas Kesehatan Kota Semarang Catat Penurunan Kasus Stunting Anak

Foto: Dok/IST
Kepala Dinkes Semarang, Abdul Hakam

Semarang – Dinas Kesehatan Kota Semarang telah mencatat adanya penurunan kasus stunting pada anak hingga bulan September 2023. Pada bulan tersebut, terdapat 938 anak yang tercatat mengalami stunting, menurun dari angka sebelumnya pada Agustus 2023 yang mencapai 1.022 anak. Angka ini menunjukkan tren positif dalam penurunan kasus gangguan pertumbuhan pada anak di wilayah Kota Semarang.

“Sehingga terjadi penurunan 84 anak. Sedangkan untuk Oktober ini, pendataan angka stunting masih berjalan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, Minggu (29/10/2023)

Dikatakan Hakam, upaya Pemkot Semarang untuk menangani stunting dengan melakukan kolaborasi dan menjalin kerja sama menggandeng semua pihak, dari mulai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), NGO, Pengusaha, dan Organisasi Profesi.

“Mereka dirangkul untuk bersama bergotong-royong. Belasan program yang telah digencarkan oleh Dinkes Kota Semarang, di antaranya mengajak kalangan swasta atau pengusaha untuk ikut memberikan intervensi pada anak balita yang mengalami maupun memiliki risiko stunting”,  paparnya.

“Dengan memberikan menu tambahan makanan sehat dan juga edukasi kepada orang tua mencegah stunting. Seperti program Cegah Stunting Bersama Pengusaha bersama Pengusaha (Cempaka), Pelangi Nusantara (Pelayanan Gizi dan Penyuluhan Kesehatan anak serta Remaja), Daycare Rumah Pelita (Rumah Penanganan Stunting Lintas Sektor Bagi Balita), Melon Musk (Milineal Bergerak Bergotong royong untuk Menuntaskan Stunting) dan lainnya,” Sambungnya.

Sementara Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengemukakan, Pemkot Semarang mencanangkan program Zero Stunting di tahun 2024. Sedang pada tahun 2023 ini, persentase penurunan angka stunting di Kota Semarang sampai 10,4 persen.

“Kami sangat mengapresiasi Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) yang ikut andil dalam penurunan stunting di Semarang dengan memberikan makanan bergizi,” jelasnya.

Selain PPJI, pihaknya juga menggandeng kalangan perhotelan untuk juga membantu menangani stunting. “Karena bisa menyediakan makanan sehat sesuai standar, bersama-sama dalam upaya melakukan intervensi kepada anak yang stunting,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PPJI Kota Semarang, Yanti M Sakoer menjelaskan, wujud dari program itu, pihaknya setiap hari mendistribusikan menu khusus yang diperuntukkan bagi anak stunting. “Kami setiap hari menyediakan paling sedikit 480 dus makanan. Teknisnya kami melibatkan masing-masing puskesmas dari lokasi terdekat,” ujarnya.

Menurut dia, program Cempaka bagian dari kepedulian para pengusaha katering di Kota Semarang terhadap anak stunting. Adapun total pengusaha di Kota Semarang yang tergabung dalam asosiasi ini sekitar 180 anggota.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
[pekok2]