KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dinas Pendidikan Kota Salatiga Usulkan SD dan SMP Masuk 5 hari Dalam Seminggu

Dinas Pendidikan Kota Salatiga Usulkan SD dan SMP Masuk 5 hari Dalam Seminggu

Dinas Pendidikan Kota Salatiga Usulkan SD dan SMP Masuk 5 hari Dalam Seminggu

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dinas Pendidikan (Disdik) Salatiga mengusulkan 5 hari sekolah bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Salatiga.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Salatiga, Nunuk Dartini dihubungi wartawan membenarkan usulan dari 6 hari sekolah menjadi 5 hari sekolah.

Namun, saat ini usulan 5 hari sekolah masih dalam proses dan masih ada pro kontra pendapat di masyarakat khususnya orang tua siswa.

“Ini masih dalam proses usulan dan memang masih ada pro kontra orang tua siswa. Kami masih memproses dan mengkaji tentang pemberlakuan 5 hari sekolah di negeri untuk SD dan SMP. Pro kontra adalah yang wajar,” jelas Nunuk Dartini, Kamis (27/7/2023).

Ditambahkan Nunuk, dari beberapa kajian ada alasan dari beberapa orang tua siswa yang tidak setuju karena akan mengganggu aktifitas kegiatan lain di luar sekolah, seperti belajar di TPQ.

Meski demikian lebih banyak dukungan untuk 5 hari sekolah diberlakukan.

Menurutnya dalam setiap hari untuk 5 hari sekolah hanya bertambah 1 jam saja.

Untuk siswa SD yang dalam 6 hari sekolah, masuk pukul 07.00 dan pulang pukul 12.30, sedangkan untuk SMP masuk pukul 07.00 dan pulang 13.30.

Kemudian jika diberlakukan 5 hari sekolah, maka ditambah satu jam. Untuk siswa SD menjadi pulang pukul 13.30 sedangkan siswa SMP pulang pada pukul 14.30.

“Sekolah 5 hari itu Senin sampai Jumat, kemudian Sabtu libur. Daerah lain sudah banyak yang memberlakukan sistem ini,” kata Nunuk Dartini.

Diungkapkan pemberlakuan 5 hari sekolah di Salatiga sudah dilakukan 30 sekolah swasta.

“Kami masih mengusulkan kepada Walikota bagi sekolah negeri SD dan SMP,”  tutupnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP