URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjelang Idul Adha, Dinas Pertanian Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang melakukan pemantauan intensif terhadap hewan kurban yang dijual di wilayahnya. Pemantauan ini dilakukan oleh tim Dispertanikap termasuk Sekretaris Suhartono dan Kabid Kesehatan Hewan Yohana Diah Haruni. Kegiatan berlangsung di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Ahmad Yani, samping rumah dinas Bupati Semarang, pada Senin, 2 Juni 2025. Tujuan pemantauan ini adalah memastikan hewan kurban layak disembelih sesuai syariat Islam dan sehat secara fisik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dispertanikap Kabupaten Semarang Temukan Ternak Belum Cukup Umur Dijual untuk Kurban

Dispertanikap Kabupaten Semarang Temukan Ternak Belum Cukup Umur Dijual untuk Kurban

Dispertanikap Kabupaten Semarang Temukan Ternak Belum Cukup Umur Dijual untuk Kurban

Petugas Dispertanikap Kabupaten Semarang memeriksa kondisi fisik dan kesehatan kambing di lapak penjualan ternak musiman, Jalan Ahmad Yani Ungaran, Senin (2/6/2025). Foto: win
Petugas Dispertanikap Kabupaten Semarang memeriksa kondisi fisik dan kesehatan kambing di lapak penjualan ternak musiman, Jalan Ahmad Yani Ungaran, Senin (2/6/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menjelang Idul Adha, Dinas Pertanian Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang intensif melakukan pemantauan terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan di wilayahnya. Kegiatan ini untuk memastikan hewan yang disembelih memenuhi syarat syariat Islam dan layak secara kesehatan.

Sekretaris Dispertanikap Kabupaten Semarang, Suhartono, menyampaikan salah satu lokasi yang telah dipantau adalah di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di samping rumah dinas Bupati Semarang. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sebanyak 81 ekor kambing yang siap dijual sebagai hewan kurban.

“Dari hasil pemeriksaan, hampir seluruh kambing dalam kondisi sehat. Hanya satu ekor yang kami asingkan karena belum memenuhi syarat syariat untuk disembelih, terutama dari segi umur dan kondisi giginya,” ujar Suhartono, Senin (2/6/2025).

Ia menambahkan, hingga saat ini belum terdapat data pasti mengenai jumlah pedagang musiman hewan kurban di Kabupaten Semarang. Namun, ia menegaskan bahwa hewan yang berada di Jalan Ahmad Yani tersebut berasal dari luar daerah.

“Rata-rata berasal dari Jawa Timur. Meskipun begitu, karena sudah berada di lokasi, kami tidak bisa serta-merta menolak kedatangan hewan tersebut. Yang bisa kami lakukan adalah memastikan mereka memenuhi syarat administrasi dan kesehatan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dispertanikap, Yohana Diah Haruni, menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun kondisi fisik hewan.

“Kami memeriksa dokumen lalu lintas hewan serta izin tempat penampungan. Setelah itu, dilakukan pengecekan kesehatan dan umur hewan,” jelas Yohana.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan satu ekor kambing yang menunjukkan gejala gangguan pernapasan. Petugas pun langsung melakukan penanganan khusus agar hewan tersebut tidak menularkan penyakit ke hewan lain. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga